Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Honda Sport Vibes di Ajang Basket
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
Dusun Koroulon Lor, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak, menjadi satu-satunya Dusun perwakilan dari Kabupaten Sleman DIY untuk maju verifikasi Proklim Tingkat Provinsi DIY tahun 2025. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Dusun Koroulon Lor, Kalurahan Bimomartani, Kapanewon Ngemplak, menjadi satu-satunya Dusun perwakilan dari Kabupaten Sleman DIY untuk maju verifikasi Proklim Tingkat Provinsi DIY tahun 2025.
Proklim (Program Kampung Iklim) merupakan gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Tak lain tujuannya pun memperkuat ketahanan masyakarat terhadap dampak perubahan iklim dan menurunkan emisi gas rumah kaca.
Disambut di Hutan Masyarakat yang berlokasi di RW 13, Tim Verifikasi Lapangan Proklim DIY dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bidang Penataan, Pengkajian, dan Pengembangan Kapasitas Lingkungan Hidup yang diketuai oleh Agustinus Ruruh Haryata hadir untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi Kampung Proklim Koroulon Lor.
BACA JUGA: Ini Perkembangan Penyelidikan Penembakan Zetro Leonardo Purba
Kampung Proklim Koroulon Lor berfokus terhadap konservasi air, pengelolaan sampah di setiap RT, pengembangan kebun ketahanan pangan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Cinderlaras dan Dasawisma dengan total 13 kebun yang lahannya tersebar di beberapa titik Dusun.
Pelestarian Hutan Masyarakat dengan luas kurang lebih 3,6 hektar juga dimanfaatkan oleh warga untuk tanam menanam serta dibentuknya taman dusun. Secara fungsi, taman dusun juga dapat dipergunakan oleh masyarakat untuk kegiatan-kegiatan pendukung lainnya.
Selain Ruruh, turut hadir juga Kepala Bidang Pengendalian Lingkungan Hidup dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman dan jajarannya, serta Kepala BP4 Wilayah VI Ngemplak dan Cangkringan, juga Pemerintah Kapanewon Ngemplak.
"Kami mengapresiasi keterlibatan dan semangat masyarakat Koroulon Lor dan pemuda dan pemudi dalam usaha-usaha mewujudkan Kampung Proklim berkelanjutan ini, khususnya dalam mendukung kelestarian alam dan lingkungan sekitar," kata Agustinus Ruruh Haryata.
Ia berharap tindakan-tindakan masyarakat Koroulon Lor dalam mendukung kegiatan Kampung Proklim terus dipertahankan dan selalu mengembangkan hal-hal baru dari sumber daya yang ada di lingkungan Dusun. "Dengan adanya kandang ternak sapi yang sudah tersentral, dapat diupayakan mengembangkan biogas dari kotoran sapi untuk sumber energi yang terbarukan," ujarnya.
Pada akhir kegiatan monitoring dan evaluasi Kampung Proklim, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi DIY meresmikan Bank Sampah Purwoko Resik yang berlokasi di RW 12. Kegiatan kemudian ditutup oleh Dinas Lingkungan Hidup Kab. Sleman dengan harapan Koroulon Lor dapat meraih Proklim DIY dan berlanjut ke Proklim Nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kali ini, Astra Motor Yogyakarta hadir dalam kompetisi basket, "Basket in the Mall", yang diselenggarakan di atrium Jogja City Mall (JCM) (14-17/5).
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.