Polresta Sleman Jelaskan Duduk Perkara Viral Shinta Komala
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Dokter dan pasien. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah pasien imbas demo yang sebelumnya dirawat di RSUP Dr Sardjito, seluruhnya telah dipulangkan akhir pekan lalu. Selanjutnya para pasien yang masih memerlukan perawatan jalan, diminta untuk tetap menjalani langkah kontrol lanjutan.
BACA JUGA: Purbaya Janji Tak Rombak Kebijakan Fiskal Sri Mulyani
Pulangnya seluruh pasien ini dikonfirmasi langsung oleh Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan. Pasien terakhir imbas demo dipulangkan pada Minggu (7/9/2025) lalu
"Kemarin sudah pulang semua. Kemarin, Minggu sore terakhir," jelas Banu pada Senin (8/9/2025).
Kebanyakan pasien yang dipulangkan terakhir kata Banu menderita patah tulang.
"Jadi dia terakhir memang yang fraktur itu terus, fraktur orbital sama cerebral," terangnya.
Kini para pasien yang dipulangkan diminta tetap kontrol bagi yang masih menjalani rawat jalan.
"Sudah clear, berarti semua sudah keluar. Mereka kami minta kontrol," tandasnya.
Sebelumnya RSUP Dr Sardjito sempat merawat 29 pasien imbas demo. Selanjutnya pada Rabu (3/9/2025) tinggal enam pasien yang dirawat di RSUP Dr Sardjito. Lantas pada akhir pekan lalu, seluruh pasien telah dipulangkan dari RSUP Dr Sardjito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menegaskan kasus viral Shinta Komala terdiri atas dua perkara berbeda, yakni dugaan penggelapan dan aduan etik polisi.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Program Mas Jos di Tegalpanggung Jogja berhasil menekan volume sampah. Sistem transporter dan bank sampah kini berjalan lebih tertata.