Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Suasana pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sinduadi Timur pada Jumat (17/1/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul menyebut anggaran program makan bergizi gratis (MBG) yang sempat dimasukkan ke APBD murni 2025 sebesar Rp31 miliar telah dialihkan untuk menutup Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Bantul, Istirul Widilastuti menjelaskan, perubahan ini dilakukan setelah pemerintah pusat memutuskan untuk menanggung sepenuhnya biaya program MBG.
“Di pembahasan APBD 2025 kami memang sempat menganggarkan untuk program MBG sebesar Rp31 miliar. Namun karena keluarnya aturan terbaru yang menyebut pusat menanggung semua biaya MBG, anggaran itu kemudian kami alihkan untuk menutup SiLPA yang prediksinya kelebihan,” ujar Istirul, Kamis (18/9/2025).
BACA JUGA: Brio Masih Jadi Andala Honda
Kepala Bidang Anggaran BPKPAD Bantul, Surana Nugraha menyebut, SiLPA APBD murni 2025 tercatat sebesar Rp160 miliar setelah anggaran MBG dialihkan ke pos itu. Dana itu kemudian tersebar di sejumlah pos, termasuk rumah sakit dan beberapa kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, pengalihan anggaran dilakukan agar postur APBD tetap seimbang.
“Peruntukannya sudah dibahas lagi untuk disebar ke sejumlah OPD sesuai kebutuhan. MBG itu dulu ada pos Belanja Tidak Terduga (BTT),” jelas Surana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Penyintas KDRT di Salatiga memilih bercerai demi anak setelah bertahun-tahun mengalami kekerasan dan kini bekerja di luar negeri.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Cidro Asmoro tayang 8 Oktober di bioskop. Film ini membawa konsep Jawanisasi Modern dengan musik, drama dan komedi.
Menhub Dudy Purwagandhi menyebut aturan impor KRL merupakan kewenangan Kemendag dan KAI belum mengajukan usulan resmi.
WIG 2026 resmi dibuka di Solo. Solo dan Jogja menjadi pusat rangkaian untuk membawa gastronomi Indonesia menuju pengakuan global.