Gempa M7,4 Telan Ratusan Nyawa, Kolombia Tetapkan Bencana Nasional
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
Bus sekolah yang terparkir di Terminal bus Palbapang, pada Senin (19/8 - 2024) pagi / Dishub Bantul
Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul tengah berupaya mempercepat realisasi pengadaan bus sekolah gratis bagi pelajar menyusul animo para siswa terhadap fasilitas antar jemput anak sekolah yang disediakan pemerintah daerah tersebut cukup tinggi.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Bantul Toto Pamudji Rahardjo di Bantul, Kamis, mengatakan upaya mempercepat realisasi bus sekolah gratis tersebut dengan mengusulkan pengadaan bus baik ke Kementerian Perhubungan maupun Pemerintah Provinsi DIY.
"Intinya semua proposal kami tempuh untuk menyediakan layanan bus sekolah gratis untuk anak-anak sekolah di Bantul. Melalui proposal tersebut harapannya bisa segera mempercepat realisasi pengadaan bus sekolah gratis di Bantul," katanya.
Pihaknya juga telah mengusulkan pengadaan bus sekolah melalui program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan ke pihak swasta yang dikendalikan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul.
"Proposal sudah kami ajukan dan sempat ada koordinasi. Intinya, sudah ada respons dan tinggal nanti langkahnya seperti apa, nanti kita lihat. Kemarin sudah ada titik terang dan sudah dikoordinasikan dengan Bappeda melalui program CSR," katanya.
BACA JUGA: Dishub Bantul Ajukan Penambahan Bus Sekolah Gratis
Pihaknya juga mengusulkan pengadaan bus sekolah melalui Dana Keistimewaan (Danais) Pemda DIY, dan sampai saat ini masih menunggu pembahasan lebih lanjut untuk mempercepat kehadiran bus sekolah dan mempermudah akses siswa Bantul itu.
"Karena sudah masuk beberapa permohonan dari daerah, wilayah, kelurahan, agar wilayahnya bisa dilewati bus sekolah gratis yang nanti mengakomodasi kebutuhan transportasi anak sekolah. Permohonan itu dari wilayah Srandakan," katanya.
Dia mengatakan, rencananya ada tiga bus sekolah gratis baru yang hadir di Bantul, dengan lokasi yang mendapatkan fasilitas angkutan siswa gratis tersebut menyasar kawasan Bantul bagian barat yakni Srandakan, Pandak, dan menuju Kecamatan Bantul.
"Kemudian rencananya di Kabupaten Bantul sisi timur yakni Kecamatan Imogiri, Jetis, dan menuju Bantul. Karena, jalur timur tersebut juga menjadi jalur yang direkomendasikan oleh konsultan kami dalam kajian layanan angkutan bus sekolah," katanya.
Dia mengatakan, nantinya Dishub juga perlu mempersiapkan operasional kebutuhan bus sekolah yang ada mulai dari bahan bakar minyak, armada, dan sebagainya.
"Apabila bus sekolah gratis sudah hadir di Bantul, kami harapkan bisa menambah keamanan, kenyamanan siswa, semangat para siswa untuk menempuh pendidikan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M7,4 mengguncang Kolombia dan menewaskan 111 orang. Enam bandara rusak dan ditutup sementara demi keselamatan penerbangan.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.