DPRD Kulonprogo Minta Penyerahan Aset Gerai KDMP Tak Dipaksakan
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, My Esti Wijayati saat ditemui di Taman Budaya Kulonprogo./ Harian Jogja/Khairul Ma'arif -
Harianjogja.com, KULONPROGO - Anggota DPR RI, My Esti Wijayati memastikan dana keistimewaan (Danais) DIY untuk 2026 sebesar Rp1 triliun bukan Rp500 miliar. Kepastian tersebut didapatkannya usai adanya keputusan nota kesimpulan antara Badan Anggaran DPR RI dan eksekutif dalam hal ini pemerintah Indonesia Danis DIY Rp1 triliun.
My Esti menceritakan, sudah sejak Juni lalu mengetahui Danais DIY 2026 hanya Rp500 miliar. Menurutnya hal tersebut diketahui dari draf buku nota keuangan dari pemerintah diberikan ke Banggar DPR.
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan ini menuturkan, Danais DIY yang semula Rp500 miliar menjadi Rp1 triliun merupakan lobi-lobi para wakil rakyat dari Dapil DIY. Ia sangat menghormati keputusan Gubernur DIY, Sultan Hamengku Buwono X yang tidak berkenan meminta tambahan anggaran Danais. "Kalau begitu biarkan kami wakil rakyat dari DIY yang memperjuangkan," katanya kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025).
"Terakhir rapat Kamis kemarin sudah diputuskan sudah masuk nota kesimpulan Banggar dengan pemerintah Rp1 triliun," tambahnya. Esti menjelaskan lobi yang dilakukan awalanya tidak langsung dinaikan menjadi Rp1 triliun. Awalnya dari Rp500 miliar akan dinaikan menjadi Rp700 hingga 800 miliar untuk Danais DIY 2026.
BACA JUGA: Hasil Man City Arsenal, Skor 1-1, The Gunners Selamat dari Kekalahan
Lantas dilakukan lobi-lobi agar Danais tidak turun sama dengan 2025 yakni sebesar Rp1 triliun. "Rp1 triliun sudah diputuskan tinggal nanti di nota keuangan hari Selasa itu dokumen RAPBN di 2026," ujar perempuan yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini.
My Esti mengungkapkan, Danais DIY menjadi Rp1 triliun terdapat catatan untuk pengentasan kemiskinan. Rencana penggunaan anggaran Danais 2026 diutamakan untuk pengentasan kemiskinan dan mengurangi kesenjangan antar wilayah.
Sementara itu, Ketua DPRD Kulonprogo, Aris Syarifudin menganggap Danais DIY menjadi Rp1 triliun ini menjadi angin segar bagi Kulonprogo khususnya. Dia berharap di Kulonprogo dapat digunakan sebaik-baiknya sesuai target dalam penanganan kemiskinan. "Jadi angin segar bagi pelaku UMKM, pelaku budaya untuk selalu bergiat dan berdaya," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo meminta penyerahan aset gerai KDMP tidak dipaksakan sebelum dokumen, kondisi, nilai, dan mekanisme aset jelas.
7 bahan ini sebaiknya dihindari saat membersihkan stainless steel karena bisa menyebabkan goresan, noda, kusam, hingga korosi.
KTM menolak aturan satu motor MotoGP dan memilih mendukung cost cap sebagai opsi menekan biaya tanpa mengurangi aksi balap.
Sebanyak 1.001 pembatik akan membatik bersama di Malioboro pada 3 Oktober 2026. Jalan ditutup pukul 06.00-09.00 WIB.
Nissan menilai produsen Tiongkok menjadi tantangan berat dan menyiapkan strategi biaya menghadapi potensi produksi mobil China di Meksiko.
Jadwal Asian Games 2026 30 September menghadirkan panjat tebing, gulat, tenis, sepak takraw, esports, hingga balap sepeda Indonesia.