Singapura Kalah 0-2, Gavin Lee Akui Indonesia Sangat Bagus
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Ilustrasi sampah. Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) membangun konsep Desa Wisata Zero Waste di Dewi Kajii, Bantul, dengan pendekatan edukasi dan komunitas. Desa wisata ini ditujukan sebagai model pengelolaan sampah berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMY Ratih Herningtyas dalam keterangannya di Yogyakarta, Minggu, menargetkan inovasi itu berkembang menjadi model pengelolaan sampah terpadu bagi desa wisata lain.
"Desa wisata harus tetap menjadi sumber ekonomi tanpa menambah beban lingkungan. Inovasi pengelolaan sampah berbasis edukasi dan komunitas adalah kuncinya," ujar dia.
Melalui program BIMA (Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat), pendekatan "zero waste" ini dirancang tidak sekadar kampanye sesaat, melainkan budaya baru yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Harga Beras Medium dan Cabai Rawit Turun Rerata Nasional
Dengan dukungan akademisi, komunitas, dan tokoh agama, Desa Wisata Dewi Kajii diharapkan menjadi contoh nyata bahwa sampah bukan lagi ancaman, melainkan berkah bagi masyarakat.
Sebagai bagian dari program tersebut, UMY bersama masyarakat setempat menggelar seminar bertema 'Mengubah Sampah Menjadi Berkah: Edukasi, Ekonomi, dan Lingkungan".
Seminar itu menghadirkan pendiri Gerakan Sedekah Sampah, Ananto Isworo, yang akrab disapa Ustadz Sampah sekaligus penerima penghargaan Kalpataru dari Pemerintah DIY.
Dalam pemaparannya, Ananto menekankan pentingnya perubahan pola pikir sejak rumah tangga. "Delapan puluh persen persoalan sampah selesai jika ada kesadaran bersama. Keluarga adalah titik awal," kata dia.
Ia juga menjelaskan perbedaan antara bank sampah dan sedekah sampah. Menurutnya, sedekah sampah tidak hanya memberi nilai ekonomi, tetapi juga berdampak sosial karena hasilnya dialokasikan untuk kegiatan kemanusiaan.
Salah satu peserta, Rini Sutriasih, mengaku mendapat perspektif baru.
"Saya sadar sekarang bahwa sampah bisa jadi sarana ibadah sekaligus pemberdayaan ekonomi. Dari rumah, saya akan mulai membiasakan anak-anak memilah sampah dan mengurangi plastik sekali pakai," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.