Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu-satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Harianjogja.com, JOGJA—Pendirian embarkasi haji berbasis hotel di Kulonprogo terus berproses. Ditargetkan pada pelaksanaan ibadah haji tahun depan, embarkasi baru ini sudah bisa melayani jamaah haji dari Jogja dan Kedu sehingga bisa meningkatkan perekonomian di Kulonprogo.
Ketua DPD Golkar DIY yang juga anggota Komisi VI DPR RI, Singgih Januriatmoko, menjelaskan embarkasi haji di Kulonprogo ini ia perjuangkan sejak berada di Komisi VIII dan terus berproses hingga saat ini. “Kemaren saya sudah rapat dengan Sekda DIY dan asisten Sekda DIY. Tinggal menunggu rapat terakhir saja,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
Kemudian akan kembali ditindaklanjuti pada 27 Oktober dengan rapat bersama Badan Penyelenggara Haji, DPR RI dan Kementerian Agama. “Sehingga tanggal 4 November insyaallah sudah diputuskan untuk biayanya berapa nanti,” katanya.
Jika rapat itu menghasilkan keputusan positif, maka embarkasi haji Kulonprogo sudah bisa melayani jamaah haji pada pelaksanaan ibadah haji 2026. “Insyaalloh 2026 sudah jalan. Nanti dibagi dengan Kedu juga karena minimal satu embarkasi 4.000 jamaah,” ungkapnya.
Embarkasi ini akan menggunakan dua hotel di Kulonprogo yakni Ibis dan Novotel. Di dua hotel itu akan melayani 20 kloter dari Jogja dan Kedu. Ia berharap dengan pembukaan embarkasi baru ini dapat semakin menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.
“Yang nomor satu ya kemarin kita kan harapannya ekonomi berputar. Ekonomi daerah kan berputar, misalnya ini hotel kan agak sepi sekarang. Nah, dengan adanya embarkasi akan meningkatkan supaya okupansi hotelnya, roda perputaran ekonomi di sekitar itu juga meningkat,” kata dia.
Ia melihat dengan embarkasi ini bagaimana ekonomi Kulon Progo bisa bergerak. Karena setelah berdirinya Yogyakarta International Airport (YIA) pun menurutnya belum cukup memberi pengaruh signifikan bagi masyarakat Kulonprogo.
“Ekonomi ga gerak-gerak sekarang. Dengan bandara saja masih masih stuck. Harus kita dorong dengan adanya embarkasi. Itu minimal satu bulan dipakai nanti hotelnya. Kalau sehari satu kloter kan 20 kloter jadinya sebulan. Ekonomi bergerak semua insyaalloh,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Tim Pokemon Unite Indonesia meraih medali perak Asian Games setelah melampaui target awal perunggu dan menembus partai final.
Banjir kembali merendam 13 desa di tujuh kecamatan Aceh Tenggara. Sebanyak 52 KK atau 203 jiwa terdampak.
Borobudur 100 digelar 19-20 Desember 2026 dengan target 1.000 peserta sekaligus menggalang donasi untuk anak cerebral palsy.
RUU APBN 2027 mengatur kewenangan Menteri Keuangan melakukan audit khusus terkait pengembalian kelebihan pembayaran pajak atau restitusi.
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.