Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Foto ilustrasi impor dan eksport. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ekspor dan impor DIY sepanjang Januari-Agustus 2025 meningkat dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Beberapa komoditas impor paling banyak seperti kain rajutan, tekstil hingga komponen kereta api.
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, mengatakan pada ekspor, sepanjang Januari-Agustus 2025 tercatat mencapai nilai 372,18 juta USD. Sedangkan pada periode yang sama 2024 nilai ekspor DIY 340,72 juta USD, naik sebesar 9,23%. “Ekspor tertinggi tahun ini terjadi pada bulan Juli yakni 54,01 juta USD,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Lalu pada impor, sepanjang Januari-Agustus 2025 tercatat mencapai nilai 115,99 juta USD. Sedangkan pada periode yang sama 2024 nilai impor DIY sebesar 104,74 juta USD, naik sebesar 10,74%. Impor tertinggi tahun ini terjadi pada bulan April yakni 17,55 juta USD.
“Adapun komoditas impor paling banyak pada periode ini diantaranya kain rajutan sebesar 3,01 juta USD; kereta api, trem, dan bagiannya 2,77 juta USD; kain tekstil dilapisi atau dilaminasi 1,08 juta USD,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"
Pemkab Banyumas menunggu hasil investigasi Polresta Banyumas terkait ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest di Purwokerto. Korban sementara mencapai sekitar 90 o
PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan membukukan kinerja positif hingga 30 Juni 2026