Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Resesi ekonomi - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Tiga sektor utama menjadi penopang terbesar pertumbuhan ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sekaligus penyerap tenaga kerja terbanyak, yakni industri pengolahan, jasa akomodasi, dan pertanian.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY, Danang Setiadi, mengatakan ketiga sektor tersebut memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Untuk industri pengolahan, dari sisi nilai dan jumlah pelaku, yang terbesar adalah industri makanan dan minuman. Ini sejalan dengan posisi DIY sebagai destinasi wisata utama, di mana produk kuliner menjadi bagian dari rantai pasok wisata,” ujar Danang, Minggu (9/11/2025).
Selain makanan dan minuman, industri tekstil, kerajinan kayu, dan kerajinan lainnya juga memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja di DIY.
“Dari sisi kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) dan serapan tenaga kerja, sektor industri pengolahan sangat strategis,” katanya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), distribusi penduduk bekerja tertinggi di DIY berada pada sektor perdagangan sebesar 19,22%, disusul pertanian 18,26%, industri pengolahan 18,02%, akomodasi dan makan minum 11%, serta konstruksi 6,6%.
Danang menambahkan, meningkatnya aktivitas pembangunan fisik oleh pemerintah pusat di wilayah DIY turut mendorong pertumbuhan tenaga kerja sektor konstruksi.
"Pertumbuhan sektor konstruksi terlihat tinggi karena adanya proyek tol dan pembangunan jalan serta jembatan," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.