Mobil Tertemper KA Batara Kresna, KAI Imbau Hindari Perlintasan Liar

Anisatul Umah
Anisatul Umah Sabtu, 15 November 2025 15:57 WIB
Mobil Tertemper KA Batara Kresna, KAI Imbau Hindari Perlintasan Liar

PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan KA 514 Batara Kresna sempat berhenti usai tertemper mobil di km 16+4 Sukoharjo, namun perjalanan kembali normal setelah pengecekan rangkaian. /Espos.

Harianjogja.com, JOGJA—PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyatakan KA 514 Batara Kresna sempat berhenti usai tertemper mobil di km 16+4 Sukoharjo, namun perjalanan kembali normal setelah pengecekan rangkaian.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan semua awak dan penumpang KA 514 Batara Kresna dalam kondisi selamat dan aman. Dia mengatakan KA 514 Batara Kresna sempat berhenti untuk dilakukan pengecekan rangkaian.

Setelah dicek menurutnya pada pukul 06.50 WIB, KA 514 Batara Kresna berangkat dari kilometer 16+4 dan dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan. Dia menjelaskan KA Batara Kresna kemudian diperiksa lebih lanjut oleh Tim Daop 6 Yogyakarta di Stasiun Pasarnguter dan dinyatakan dapat melanjutkan perjalanan hingga ke Wonogiri.

Atas kejadian ini, Feni mengatakan KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh penumpang KA yang terdampak atas kejadian ini. "KA 514 Batara Kresna dapat melanjutkan perjalanan dan semua penumpang selamat, begitu juga dengan awak KA," ujarnya, Sabtu (15/11/2025).

Feni menyampaikan KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan kejadian ini dan diharapkan tidak terjadi di kemudian hari. Masyarakat, kata dia, diimbau untuk mematuhi rambu-rambu yang berlaku, tidak beraktivitas di jalur KA dan hanya melintas di perlintasan sebidang resmi.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat selalu waspada, berhati-hati, disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada dan tidak membuat perlintasan liar. Menurutnya pelanggaran di perlintasan sebidang dan jalur KA dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan para petugas kereta api, penumpang KA maupun pengguna jalan itu sendiri.

"Keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu kami imbau seluruh masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur KA, melintas hanya di perlintasan resmi saja dan tidak membuat perlintasan liar. Semoga kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online