Bahasa Inggris Wajib SD 2027, Sleman Siapkan Guru Bertahap
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, sedang memberi penghargaan ke sejumlah perangkat daerah dalam acara penghargaan Indeks Penyelenggaraan Kegiatan Statistik Sektoral 2025 di Pringsewu, Kamis (4/12/2025). - Istimewa/ Prokompim Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan peningkatan kualitas statistik sektoral melalui kenaikan signifikan keikutsertaan Perangkat Daerah dalam Penilaian Indeks Penyelenggaraan Kegiatan Statistik Sektoral (IPKS) 2025.
Peningkatan ini menjadi salah satu capaian paling menonjol dalam Workshop Pemanfaatan Big Data dan AI Statistik Sektoral Daerah serta Penghargaan IPKS yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman di Pringsewu, Kamis (4/12/2025).
Kepala Diskominfo Sleman, Budi Santosa, mengatakan keikutsertaan PD dalam Penilaian IPKS 2025 mengalami peningkatan dari 80,43% menjadi 95,65%, atau naik sebesar 15,22% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin tingginya komitmen PD dalam memperbaiki kualitas penyelenggaraan statistik sektoral.
IPKS merupakan bagian dari upaya Pemkab Sleman untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral serta memperkuat implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Penilaian ini, katanya, menjadi mekanisme monitoring dan evaluasi untuk memastikan bahwa Perangkat Daerah melaksanakan kegiatan statistik sektoral sesuai Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).
Penyelenggaraan statistik sektoral oleh pemerintah daerah serta prinsip-prinsip Satu Data Indonesia termuat dalam Peraturan Bupati Sleman Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Statistik Sektoral.
Penilaian dilakukan berdasarkan lima domain, 15 aspek, dan 22 indikator yang menggambarkan kepatuhan PD terhadap NSPK serta prinsip Satu Data Indonesia.
“Domain merupakan area pelaksanaan statistik sektoral yang dinilai, aspek menggambarkan area spesifik pelaksanaan statistik sektoral yang dinilai, dan indikator adalah informasi spesifik dari aspek pelaksanaan penyelenggaraan statistik sektoral yang dinilai,” kata Budi dalam keterangan tertulis.
Dalam penghargaan IPKS 2025, Dinas Pariwisata meraih peringkat pertama kategori Instansi/Badan/Dinas/Satuan, disusul Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Pada kategori kapanewon, Seyegan meraih terbaik pertama, diikuti Depok dan Gamping.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan peningkatan partisipasi tersebut menunjukkan kesadaran PD dalam memperkuat kualitas tata kelola data.
“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa perangkat daerah semakin siap dan berkomitmen memperbaiki pengelolaan statistik sektoral. Partisipasi yang luas akan memperkuat kualitas data sebagai dasar pengambilan kebijakan,” kata Danang.
Lewat penghargaan IPKS, ia berharap Pemkab Sleman dapat memiliki produk data yang objektif, representatif, relevan, dan terbaru untuk menjadi dasar pengambilan keputusan yang efektif sekaligus dapat menjadi instrumen mengevaluasi kebijakan dan program yang telah dilaksanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman mulai adaptasi penerapan Bahasa Inggris di SD menjelang kebijakan wajib nasional pada tahun ajaran 2027/2028.
AC Milan gagal lolos Liga Champions usai kalah 1-2 dari Cagliari pada pekan terakhir Liga Italia 2025/2026 di San Siro.
Manchester United menutup musim Liga Inggris 2025/2026 dengan kemenangan 3-0 atas Brighton dan memastikan tiket Liga Champions.
DPAD DIY mengedukasi masyarakat pentingnya arsip sebagai aset berharga dan bukti hukum melalui kampanye sadar arsip sejak dini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 25 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Tugu. Tarif Rp8.000, keberangkatan padat dari pagi hingga malam.
Timnas Iran memindahkan markas ke Meksiko jelang Piala Dunia 2026 demi mengatasi masalah visa dan keamanan.