Penumpang KRL Jabodetabek Diprediksi Tembus 600 Juta pada 2036
KAI diminta menyusun masterplan transformasi KRL Jabodetabek untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diproyeksikan mendekati 600 juta pada 2036.
Ilustrasi kendaraan yang didominasi roda empat mengular di Pertigaan Kranggan, Bokoharjo atau di selatan Candi Prambanan, Sleman. Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, JOGJA—Arus kendaraan menuju Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terpantau tinggi menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, dengan total 371.241 kendaraan tercatat masuk hingga hari keempat Operasi Lilin Progo 2025.
Data tersebut dihimpun dari kamera CCTV Smart Province di delapan titik perbatasan DIY dengan Jawa Tengah. Jalur Tempel menjadi pintu masuk terpadat dengan 111.349 kendaraan, disusul simpang Kikis Joholanang sebanyak 84.929 kendaraan.
Sementara itu, kendaraan yang keluar dari wilayah DIY juga cukup tinggi, mencapai 354.671 kendaraan. Jalur Tempel kembali mencatat volume tertinggi arus keluar dengan 122.002 kendaraan, diikuti Prambanan sebanyak 98.819 kendaraan.
"Pergerakan masyarakat menuju DIY jelang Nataru cukup tinggi. Berdasarkan data yang kami himpun, total ada 371.241 kendaraan yang masuk," ujar Kepala Bidang Humas Polda DIY Komisaris Besar Polisi Ihsan, Rabu (24/12/2025).
Ihsan menyampaikan data tersebut diperoleh dari pemantauan kamera CCTV Smart Province yang tersebar di delapan titik perbatasan DIY dengan Jawa Tengah.
Dari seluruh pintu masuk, Tempel tercatat sebagai titik terpadat dengan volume 111.349 kendaraan, disusul simpang Kikis Joholanang sebanyak 84.929 kendaraan.
Sementara itu, arus kendaraan yang meninggalkan wilayah DIY hingga hari keempat operasi juga terpantau tinggi, yakni mencapai 354.671 kendaraan.
Jalur Tempel kembali menjadi titik terpadat untuk arus keluar dengan 122.002 kendaraan, diikuti Prambanan sebanyak 98.819 kendaraan.
Menurut Ihsan, kepadatan arus lalu lintas tersebut didominasi kendaraan roda dua dan mobil pribadi. Adapun rentang waktu paling ramai terjadi pada pagi hari pukul 06.00–10.00 WIB serta sore hari pukul 14.00–17.00 WIB.
"Kami mengimbau pengendara untuk mengantisipasi kepadatan pada jam-jam tersebut agar perjalanan lebih nyaman," katanya.
Untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas selama Operasi Lilin Progo 2025, Ihsan memastikan Polda DIY terus menyiagakan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan di titik-titik strategis.
"Jika merasa lelah, mengantuk, atau membutuhkan informasi rute perjalanan, silakan singgah di pos pelayanan terdekat. Jangan memaksakan diri berkendara dalam kondisi fisik yang tidak prima," katanya.
Polda DIY mengimbau pengguna jalan mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada jam sibuk serta memanfaatkan pos pengamanan dan pelayanan demi perjalanan aman selama Operasi Lilin Progo 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KAI diminta menyusun masterplan transformasi KRL Jabodetabek untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diproyeksikan mendekati 600 juta pada 2036.
Delapan negara bagian AS menggugat OpenAI atas dugaan risiko ChatGPT bagi anak dan remaja. Mereka meminta perubahan sistem dan sanksi hukum.
KPK mendalami dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Klaten serta dugaan pemberian kepada oknum BPK terkait audit dalam OTT Bupati Hamenang.
Kepala BNPB Kristomei Sianturi menyerahkan penanganan kasus OTT KPK kepada aparat hukum dan membuka kemungkinan pergantian pejabat.
Siswa SMKN 1 Sanden Bantul mengembangkan 300 gim digital dengan Scratch 3 dan Gemini AI, termasuk permainan yang menggunakan bahasa Jawa.
Wabup Klaten Linda Benny mengaku baru menerima informasi dugaan OTT KPK saat mendampingi kunjungan Wamendes PDTT ke sejumlah KDMP.