Harga Cabai di Kulonprogo Terjun Bebas, Daya Beli Jadi Penyebab
Harga cabai di Kulonprogo turun di tengah daya beli masyarakat yang melemah. Cabai rawit merah kini Rp45.000 per kilogram di tingkat petani.
Salah satu titik tanah longsor yang terjadi di Kulonprogo imbas hujan yang berlangsung terus menerus. /Istimewa.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Banjir dan tanah longsor akibat hujan intensitas tinggi berdampak pada permukiman warga di sejumlah wilayah Kabupaten Kulonprogo.
Salah satu banjir terparah terjadi di Padukuhan Bujidan, Kokap, akibat luapan Sungai Pening yang menggenangi tiga RT. Sebanyak 100 kepala keluarga terdampak dengan ketinggian air mencapai 50 sentimeter.
Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo hingga Sabtu (27/12/2025) pukul 13.15 terdapat 23 titik bencana hidrometeorologi di keenam kapanewon tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Eko Susanto dari 23 kejadian di keenam kapanewon itu merupakan pohon tumbang, banjir dan tanah longsor. Keenam kapanewon yang terdampak adalah, Kapanewon Kokap sebanyak 14 titik kejadian, Kapanewon Samigaluh, Kapanewon Pengasih sama-sama tiga titik, dan Kapanewon Girimulyo, Temon serta Panjatan masing-masing satu titik.
"Di Temon Banjir terjadi di SMKN 1 Temon penyebabnya karena hujan intensitas tinggi seluruh kelas terendam air dengan ketinggian 40 centimeter sampai 50 centimeter," katanya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/12/2025).
Eko mengakui, 23 titik tersebut sebagian besar masih belum tertangani. Kondisi itu karena sampai sekarang BPBD Kulonprogo masih melakukan assessment di titik-titik tersebut untuk tindak lanjut berikutnya. Menurutnya, dari 23 kejadian di enam kapanewon bencana alam tanah longsor yang paling mendominasi sampai 18 kejadian. "Sedangkan lima sisanya hanya pohon tumbang dua dan tiga titik banjir," katanya.
Eko menjelaskan, banjir yang cukup berdampak parah di Padukuhan Bujidan yang berlokasi di utara pertigaan traffic light Siluwok. Penyebab banjir karena luapan air Sungai Pening yang berdampak di tiga RT Padukuhan Bujidan.
Sampai sekarang banjir di titik tersebut masih menggenangi permukiman warga. "Total terdampak 100 KK dari tiga RT dengan ketinggian banjir mencapai sekitar 50 centimeter," ujar Eko.
Adapun tanah longsor yang terjadi ada yang menjebol tembok rumah dan ada juga yang hanya mengancam rumah saja. Selain itu, tanah longsor juga ada yang mengakibatkan pekarangan rumah warga yang amblas tetapi bangunan rumahnya aman. Termasuk terdapat tanah longsor yang menutup akses jalan sehingga terputus karena tidak bisa dilalui.
"Tanah longsor menutup akses jalan di Kokap termasuk tanah longsor yang menjebol dapur rumah warga juga terjadi di Kokap," ujar Eko.
Sedangkan pohon tumbang ada yang menimpa rumah warga tetapi kondisinya masih aman tidak menimbulkan ambruk atapnya. Eko menyampaikan, sampai sekarang dampak tanah longsor, banjir dan pohon tumbang nihil laporan korban jiwa maupun korban luka.
Kondisi hujan di sejumlah titik Kulonprogo pun sudah mulai mereda. "Tanah longsor menutup jalan provinsi, jalan kabupaten dan jalan desa yang semuanya berada di Kalurahan Hargotirto, Kokap," ucapnya.
BPBD masih melakukan asesmen lanjutan di lokasi terdampak untuk menentukan langkah penanganan dan memastikan keselamatan warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai di Kulonprogo turun di tengah daya beli masyarakat yang melemah. Cabai rawit merah kini Rp45.000 per kilogram di tingkat petani.
Rasa gatal kronis merupakan salah satu keluhan yang dapat mengganggu kualitas hidup pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis atau cuci darah
Satpol PP Gunungkidul mengecek tambang galian C di Ngawen setelah aduan warga. Pemantauan terakhir menunjukkan aktivitas tambang telah berhenti.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji mengajak calon kades di 49 desa menjaga persaudaraan, menolak politik uang, dan mewujudkan Pilkades damai 2026.
Menaker Yassierli menyebut pembahasan UMP 2027 akan melibatkan LKS Tripnas dan Depenas. KSPI mengusulkan kenaikan 7,5%-9,5%.
Sebanyak 1.240 santri di Sleman menggelar salat istisqa saat Hari Santri 2026. BAZNAS Sleman juga menyalurkan bantuan kepada 33 pesantren.