Carik Bohol Resmi Dipecat usai Divonis Korupsi Dana Kalurahan
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Seorang petugas melakukan pengamatan dari sebuah tebing untuk mencari pemancing yang hilang di kawasan Pantai Wediombo. Sabtu (10/1/2026). - Foto Istimewa Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dua pemancing dilaporkan hilang di Tebing Grendan, kawasan Pantai Wediombo, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Sabtu (10/1/2026). Hingga berita ini ditulis, tim gabungan masih melakukan pencarian intensif melalui jalur laut dan darat untuk menemukan kedua korban.
Peristiwa hilangnya dua pemancing ini pertama kali diketahui setelah seorang pemancing lain, Yohanes asal Kalurahan Giripanggung, Tepus, menemukan dua alat pancing tergeletak beserta sejumlah makanan ringan di Tebing Grendan sekitar pukul 06.30 WIB. Temuan tersebut langsung dilaporkan kepada petugas Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng.
Berdasarkan laporan tersebut, proses pencarian segera dilakukan. Upaya pencarian tidak hanya melibatkan tim SAR, tetapi juga personel Polsek dan Koramil Girisubo, serta komunitas pemancing yang ikut membantu penyisiran.
Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pelabuhan Sadeng, Sunu Handoko, menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, korban pertama bernama Wasgito (39), asal Kalurahan Widodomartani, Ngemplak, Sleman. Korban kedua merupakan teman Wasgito yang hingga kini belum diketahui identitasnya.
Sunu mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula ketika Wasgito berjanji memancing bersama Bagas (22), asal Kalurahan Condongcatur, Sleman. Keduanya tiba di lokasi pada Jumat (9/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
“Saat keduanya memancing, datang korban kedua yang merupakan teman Wasgito untuk ikut memancing,” katanya, Sabtu siang.
Karena hujan turun tanpa henti, sekitar pukul 20.00 WIB, Bagas memutuskan pulang lebih dahulu lantaran basah kuyup dan kedinginan. Ia sempat menghubungi Wasgito melalui WhatsApp untuk berpamitan, namun pesan tersebut hanya bertanda centang satu.
“Barulah keesokan harinya, Sabtu pagi, Bagas mengetahui temannya hilang saat memancing melalui WA grup komunitas mancing,” katanya.
Sunu menambahkan, setelah laporan diterima, tim gabungan langsung melakukan pencarian. Personel dibagi dalam beberapa regu, dengan pola pencarian melalui jalur laut dan pengamatan darat di sepanjang tebing lokasi kejadian.
Namun hingga saat ini kedua korban belum ditemukan. “Untuk jalur laut, pencarian difokuskan dari Pantai Siung ke arah timur. Sementara satu tim lain berangkat dari Pelabuhan Sadeng menyisir sisi barat hingga mendekati lokasi hilangnya korban,” katanya. Pencarian dua pemancing hilang di Pantai Wediombo ini akan terus diperluas seiring kondisi cuaca yang masih memungkinkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Carik Bohol Rongkop, Kelik Istanto, resmi dipecat usai divonis bersalah dalam kasus korupsi dana kalurahan 2022-2024.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.