Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Jejak tapak kaki hewan yang diduga macan terlihat di Padukuhan Panggul Kulon di Candirejo, Semanu. Senin (12/1/2026)/ Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Padukuhan Panggul Kulon, Semanu, digegerkan temuan jejak tapak kaki yang diduga macan, muncul dua kali dalam 10 hari terakhir.
Kemunculan pertama terdeteksi pada Jumat (2/1/2026), sementara jejak kedua ditemukan pada Senin (12/1/2026). Lokasi temuan berada di sekitar proyek pembangunan pondok pesantren di wilayah setempat.
“Ini bukan yang pertama karena awal bulan lalu juga ada temuan serupa. Namun, jejak yang kedua ini jumlahnya lebih banyak,” kata Heru Purwanto, salah seorang warga Padukuhan Panggul Kulon, Senin siang.
Ukuran Jejak Capai Empat Jari Orang Dewasa
Heru menjelaskan bahwa temuan ini memicu rasa penasaran warga sekaligus kekhawatiran tersembunyi. Lebar dari setiap jejak kaki tersebut diperkirakan mencapai ukuran empat jari tangan orang dewasa.
“Meski penasaran, warga maupun pekerja bangunan ponpes sejauh ini belum merasa terganggu karena belum ada yang melihat langsung hewannya secara pasti saat ini,” tambahnya.
Meski demikian, banyak warga meyakini bahwa itu adalah jejak macan. Hal ini diperkuat oleh kesaksian dari mulut ke mulut tentang adanya macan yang sesekali terlihat berkeliaran. Warga menduga hewan buas tersebut menghuni dua gua bertunel yang berada di sekitar pemukiman.
Kesaksian Warga Setempat
Kesaksian serupa disampaikan oleh Jono (60), warga yang besar di Panggul Kulon. Berdasarkan pengalaman masa kecilnya, keberadaan macan di wilayah tersebut memang sudah menjadi perbincangan lama. Ia menggambarkan hewan tersebut memiliki bulu kuning kehitam-hitaman dan sering muncul saat musim kemarau.
“Kalau dilempar sesuatu, ia langsung menggeram. Saya pernah melihat secara langsung saat masih kecil, tapi saya diamkan saja sampai dia lewat,” ungkap Jono yang kini berdomisili di Hargosari, Tanjungsari.
Terpisah, Koordinator Resort Konservasi Wilayah Gunungkidul, Tugimayanto, saat dihubungi belum bisa memberikan tanggapan resmi terkait temuan jejak tersebut. Hingga berita ini diturunkan, pihak BKSDA belum memberikan balasan atas pesan singkat yang dikirimkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Madura United vs Persib berlangsung Kamis malam. Simak jadwal, siaran langsung, prediksi susunan pemain, rekor pertemuan, dan peluang kedua tim.
DPRD Bantul mulai merevisi Peraturan Daerah (Perda) No. 4/2018 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum Masyarakat.
Apple merekrut insinyur modem 6G untuk mengembangkan teknologi seluler generasi berikutnya. Jaringan 6G diperkirakan hadir sekitar 2030.
Xbox Project Helix diproyeksikan berharga hingga Rp32,3 juta. Simak penyebab kenaikan harga dan perkiraan jadwal peluncurannya.
Angin kencang menghambat pemadaman karhutla Gunung Lawu. Tim gabungan memperkuat sekat api untuk melindungi hutan dan objek wisata.