RSUD Prambanan Tegaskan Tak Temukan Kelalaian Medis
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Angin kencang Sleman menyebabkan pohon randu tumbang di kawasan UGM dan menewaskan dua pengendara motor di Jalan Lembah UGM. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, SLEMAN—Cuaca ekstrem berupa angin kencang kembali memicu insiden fatal di Kabupaten Sleman. Sebuah pohon randu berukuran besar tumbang dan menimpa dua pengendara sepeda motor yang sedang melintas di Jalan Lembah UGM, Karang Malang, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (24/1/2026), hingga menyebabkan keduanya meninggal dunia.
Lokasi kejadian berada di kawasan dengan aktivitas tinggi di sekitar Universitas Gadjah Mada (UGM), tepat di sisi Polsek Bulaksumur. Berdasarkan keterangan warga, sebelum peristiwa terjadi, hembusan angin kencang telah menerpa kawasan tersebut dan menggoyang pepohonan di sepanjang jalan.
Salah seorang warga setempat, Yahya, mengungkapkan bahwa dirinya tengah berada di teras rumah ketika mendadak terdengar suara keras dari arah jalan. Bersamaan dengan itu, debu serta dedaunan beterbangan dan mengarah ke sekitar rumahnya.
“Angin sama daun-daun sama debu, kaya lindu [gempa],” ujar Yahya.
Menurut Yahya, suara angin kencang sudah terdengar cukup lama sebelum akhirnya terdengar bunyi retakan keras. Tak berselang lama, sebuah pohon randu besar roboh dan menutup sebagian badan jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera mendekat setelah pohon tumbang. Yahya mengaku melihat secara langsung sepeda motor yang tertimpa batang pohon bersama dua orang pengendara yang berada di atasnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman, Raden Haris Martapa, menyampaikan bahwa angin kencang pada hari tersebut menyebabkan sejumlah kejadian pohon tumbang di berbagai wilayah Sleman, dengan insiden paling fatal terjadi di kawasan UGM.
“Ini di kawasan UGM, kebetulan di samping Polsek Bulaksumur, ada satu pohon besar, pohon randu, tumbang. Saat itu ada yang sedang melintas,” jelas Haris.
Ia menambahkan, dua pengendara sepeda motor yang melintas tepat di lokasi kejadian tidak sempat menghindar dan tertimpa pohon tersebut. Petugas gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa para korban ke fasilitas kesehatan terdekat.
“Dari kepolisian sedang mengidentifikasi untuk korbannya. Korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Iya, korban meninggal dunia,” ujarnya.
Kapolsek Bulaksumur, AKP Subilal, turut membenarkan adanya dua korban jiwa akibat peristiwa pohon tumbang tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi akar pohon dinilai tidak lapuk, namun diduga tidak cukup kuat menahan terpaan angin kencang.
“Sebenarnya akarnya enggak lapuk, cuma mungkin kurang kuat saja. Jadi rungkat kena angin,” katanya.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian pohon tumbang di Sleman seiring potensi angin kencang yang masih berpeluang terjadi di wilayah tersebut, khususnya di kawasan dengan pepohonan besar dan aktivitas lalu lintas padat seperti sekitar kampus UGM.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Prambanan menyatakan terbuka memberikan penjelasan medis terkait dugaan malpraktik. Audit internal dan eksternal disebut tidak menemukan kelalaian medis.
Libur sekolah 2026 diprediksi mendongkrak wisata Karanganyar. The Lawu Group perketat keamanan, hadirkan promo, dan optimistis kunjungan meningkat.
Investigasi mengungkap dugaan hacker Rusia berada di balik peretasan Jaguar Land Rover yang menyebabkan kerugian ekonomi hingga miliaran dolar.
Prabowo Subianto mengungkap pertanyaannya kepada profesor tentang gandum, sawit, dan industri mobil Indonesia dalam Sarasehan Kebangsaan.
Eks pekerja RSU Griya Mahardhika Jogja menuntut pembayaran gaji empat bulan dalam aksi damai di Bantul. Mediasi ketiga dijadwalkan 1 Juli 2026.
Pajak nol persen impor suku cadang pesawat memasuki tahap harmonisasi. Kemenhub berharap kebijakan segera berlaku untuk menekan biaya maskapai.