Radar GCI Buatan Bandung Perkuat Sistem Pertahanan Udara RI
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
UII resmi memulai pemilihan Rektor periode 2026–2030 dengan tema Amanah Demi UII, melibatkan sivitas akademika dan publik. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Islam Indonesia (UII) resmi memulai rangkaian suksesi kepemimpinan Rektor untuk periode 2026–2030. Proses ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan arah pengembangan universitas agar tetap berpijak pada nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan.
Ketua Panitia Pemilihan Rektor UII, Eko Riyadi, menyampaikan bahwa pemilihan Rektor kali ini mengusung tema “Amanah Demi UII”, yang menegaskan kepemimpinan sebagai tanggung jawab moral dan institusional.
“Tema ini kami pilih untuk menegaskan bahwa jabatan Rektor bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan demi kemajuan UII,” ujar Eko Riyadi, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, seluruh tahapan pemilihan dilaksanakan mengacu pada Peraturan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII Nomor 8 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pemilihan Rektor Universitas Islam Indonesia. Dalam aturan tersebut, calon Rektor dipersyaratkan berusia minimal 40 tahun, memiliki gelar doktor, serta menduduki jabatan akademik Guru Besar.
“Selain syarat formal, kami juga menekankan pentingnya jejaring akademik dan sosial, kemampuan manajerial, serta karakter kepemimpinan yang kuat, bersih, cepat, dan solutif,” katanya.
Pada tahap penjaringan awal, panitia menerima 36 bakal calon dari seluruh fakultas di lingkungan UII. Dari jumlah tersebut, ditetapkan 13 Bakal Calon Rektor Terpilih, yakni Akhmad Fauzy, Budi Agus Riswandi, Eko Siswoyo, Hari Purnomo, Ilya Fadjar Maharika, Jaka Nugraha, Jaka Sriyana, Masduki, Nandang Sutrisno, Rifqi Muhammad, Riyanto, Sri Kusumadewi, dan Zaenal Arifin.
Eko Riyadi menyebutkan, setelah penetapan tersebut, panitia membuka ruang partisipasi publik dengan melibatkan sivitas akademika UII dalam pengajuan pertanyaan kepada para bakal calon.
“Kami ingin proses ini berjalan terbuka. Partisipasi warga UII penting untuk menggali visi, rencana, dan komitmen para calon terhadap arah pengembangan universitas,” ujarnya.
Panitia Pemilihan Rektor juga membuka kanal Penelusuran Rekam Jejak Bakal Calon Rektor Terpilih yang dapat diakses oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat umum melalui laman https://uii.id/rekamjejak.
“Saluran ini kami sediakan untuk menjaga integritas proses. Informasi yang disampaikan bisa berupa prestasi maupun catatan lain yang relevan, tentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Eko.
Tahapan berikutnya adalah pemaparan rencana aksi (action plan) oleh para bakal calon yang dijadwalkan pada 27 Januari 2026. Paparan tersebut akan dinilai oleh Tim Seleksi Pemilihan Rektor yang terdiri dari unsur akademisi, tokoh nasional, serta praktisi di bidang keuangan dan tata kelola.
Berdasarkan hasil penilaian Tim Seleksi, akan ditetapkan enam Calon Rektor yang selanjutnya diajukan kepada Senat Universitas untuk dipilih menjadi tiga Calon Rektor Terpilih melalui mekanisme pemungutan suara.
“Seluruh tahapan dirancang berjenjang dan objektif agar Rektor terpilih benar-benar memiliki kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan UII ke depan,” ucap Eko Riyadi.
Tahap akhir proses ini akan ditandai dengan pemaparan Rencana Strategis tiga Calon Rektor Terpilih di hadapan Pengurus Yayasan Badan Wakaf UII. Penetapan Rektor Universitas Islam Indonesia periode 2026–2030 dijadwalkan berlangsung pada 6 Maret 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.