Transfer Depo PSEL Sleman, Pandowoharjo Selesai Donokerto Menyusul
Sleman menyelesaikan transfer depo Pandowoharjo untuk mendukung PSEL Regional DIY. Depo Donokerto menunggu anggaran ABT.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN—Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman memastikan proses keberangkatan ribuan calon jemaah haji asal Bumi Sembada menuju Yogyakarta International Airport akan dimulai pada April 2026. Total 1.650 jemaah tercatat siap diberangkatkan menuju Mekkah.
Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kankemenag Sleman, Minanur Rahman, menjelaskan jumlah tersebut terbagi dalam lima kelompok terbang (kloter). Empat kloter di antaranya diisi penuh oleh jemaah asal Sleman, sedangkan satu kloter lainnya merupakan kloter gabungan dari kabupaten/kota lain di DIY dan Jawa Tengah.
“Jemaah Sleman dijadwalkan mulai masuk Embarkasi YIA pada 22 April 2026. Mereka akan transit semalam di hotel sekitar bandara sebelum diberangkatkan keesokan harinya,” ujar Rahman saat dihubungi, Jumat (20/2/2026).
Tak Semua Jemaah Otomatis Berangkat
Meski jadwal keberangkatan telah ditetapkan, Rahman menegaskan tidak seluruh calon jemaah bisa langsung diberangkatkan. Hasil pemeriksaan kesehatan atau istitha’ah masih menjadi penentu utama.
Menurut dia, sejumlah calon jemaah dinyatakan belum memenuhi syarat kesehatan, khususnya yang menderita penyakit kronis seperti diabetes akut atau pasien hemodialisa dengan jadwal cuci darah intensif. Kondisi tersebut membuat keberangkatan harus ditunda demi keselamatan jemaah.
“Selain faktor kesehatan, ada juga jemaah yang menunda secara mandiri. Biasanya karena ingin berangkat bersama pasangan, tetapi salah satunya belum memenuhi syarat,” jelasnya.
Pembekalan dan Pesan Bupati
Untuk memastikan kesiapan jemaah, Kankemenag Sleman telah menggelar rangkaian pembekalan sejak awal. Salah satunya melalui kegiatan ta’aruf di Masjid Agung dr. Wahidin Sudirohusodo pada akhir Januari lalu sebagai sarana pengenalan dan penguatan koordinasi antarjemaah.
Pada kesempatan itu, Harda Kiswaya berpesan agar seluruh calon jemaah menjaga kondisi fisik dan mental hingga hari keberangkatan. Ia menekankan ibadah haji menuntut kesiapan fisik yang prima.
“Ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga fisik. Karena itu, jemaah harus disiplin mengikuti arahan pembimbing dan menjaga kesehatan sejak sekarang,” pesannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman menyelesaikan transfer depo Pandowoharjo untuk mendukung PSEL Regional DIY. Depo Donokerto menunggu anggaran ABT.
Menko Pangan Zulkifli Hasan menyebut gaji manajer KDKMP bersumber dari APBN dengan pendapatan Rp6,8 juta-Rp8,3 juta per bulan.
Dinkes Semarang menyebut kualitas udara radius 2 km TPA Jatibarang tidak sehat usai kebakaran, warga diminta waspadai gangguan pernapasan.
Polda Sumut menyita 244 kg sabu dari tiga kasus berbeda di Asahan, Aceh Timur, dan Langkat. Sebanyak sembilan tersangka diamankan.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono meminta warga mewaspadai kebakaran di permukiman padat, terutama saat cuaca panas berkepanjangan.
Polresta Jogja menyatakan dugaan pungli dan pemerasan terhadap Bolosego di Alkid tak memenuhi unsur pidana setelah memeriksa 17 orang.