1.172 Cagar Budaya Direkomendasikan Jadi Warisan Nasional
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Proses pemantauan longsor di Tanjakan Clongop di Padukuhan Plasan, Watugajah, Gedangsari, Selasa (3/3 - 2026) malam.istimewa BPBD Gunungkidul.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY bergerak cepat dengan mengerahkan alat berat guna mengevakuasi material longsor yang menimbun Jalur Clongop, akses utama di wilayah Kabupaten Gunungkidul.
Langkah darurat ini diambil untuk memastikan konektivitas antarwilayah segera pulih setelah material tanah dan batu menutup badan jalan akibat cuaca ekstrem.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Purwono, mengungkapkan bahwa proses pembersihan di lapangan melibatkan alat berat khusus seperti jack hammer untuk menghancurkan material besar.
Selain pengerahan alat dari provinsi, tim gabungan juga melakukan asesmen cepat guna memetakan risiko serta titik rawan di sekitar lokasi kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan warga.
"BPBD melakukan kerja bakti pembersihan material menggunakan jack hammer serta melakukan asesmen dan kaji cepat di lapangan," ujar Purwono dalam keterangannya di Gunungkidul, Rabu (4/3/2026).
BPBD telah menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) DIY serta aparat tingkat kecamatan untuk menangani temuan rekahan tanah di bagian atas tebing Jalur Clongop yang dinilai sangat mengkhawatirkan.
Guna menjaga keselamatan para pengguna jalan, pihak kepolisian bersama relawan telah menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas di kawasan terdampak.
Kendati demikian, petugas menegaskan bahwa Jalur Clongop akan ditutup secara total apabila hujan lebat kembali mengguyur, di mana arus kendaraan bakal langsung dialihkan menuju jalur alternatif demi menghindari risiko tertimbun longsor.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, membeberkan bahwa dalam kurun waktu sepekan terakhir, kawasan tersebut sudah dihantam tanah longsor sebanyak dua kali.
Kejadian terbaru pada Selasa (3/3/2026) malam menunjukkan eskalasi bahaya yang nyata setelah wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa jam.
Hasil investigasi terbaru dari tim Babinsa dan relawan menemukan adanya retakan tanah sepanjang 50 meter di puncak lokasi longsor yang kini terpantau telah mundur ke belakang sejauh 26 meter.
Kondisi pergerakan tanah yang masih aktif ini menandakan lahan masih sangat berbahaya dan berpotensi memicu longsor susulan dalam skala lebih besar, sehingga warga diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Cagar budaya nasional 2026 ditarget 1.750 objek. Hingga Agustus, 1.172 objek telah direkomendasikan untuk ditetapkan.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 5 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta waktu tempuhnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 5 September 2026 tersedia 5 perjalanan PP. Cek jam keberangkatan dan informasi lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 5 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap hingga tiba di Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 5 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun, tarif Rp8.000, dan cara pembayarannya.
OJK DIY menyebut judi online bisa mendorong masyarakat menggunakan pinjol. Outstanding P2P lending DIY capai Rp1,41 triliun.