Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Salah satu siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul (Musaba) yang mendapat kejutan dari teman dan alumninya./ Ist
Harianjogja.com, BANTUL—Aksi solidaritas antarsiswa di SMK Muhammadiyah 1 Bantul (Musaba) menjadi perhatian warganet setelah sebuah video yang memperlihatkan momen mengharukan itu viral di media sosial. Dalam video tersebut, sejumlah siswa memberikan kejutan berupa sepatu kepada salah satu temannya agar bisa digunakan untuk bersekolah.
Video yang memperlihatkan kisah persahabatan tersebut diunggah ulang melalui akun Instagram resmi Pemkab Bantul, @pemkabbantul, dan langsung menarik perhatian publik. Hingga kini, unggahan itu telah ditonton lebih dari 260 ribu kali serta memicu beragam komentar dari pengguna media sosial.
Salah satu komentar datang dari akun @febiyolafp yang menulis, “MasyaAllah, lihatnya jadi terharu.”
Komentar lain juga disampaikan akun @novaprimastuti yang menuliskan, “Zaman sekarang masih ada yang peduli dengan temannya, no bully. Respect, bikin trenyuh.”
Kisah persahabatan para siswa tersebut tidak hanya mengundang simpati warganet, tetapi juga menyentuh hati para alumni sekolah. Salah satu alumni Musaba, Hafizh Sujana Putra Pratama, bahkan tergerak untuk memberikan bantuan tambahan kepada siswa bernama Alif.
Hafizh yang kini aktif sebagai Wakil Sekretaris DPD Gerindra DIY datang langsung ke sekolah untuk menyerahkan satu unit laptop kepada Alif sebagai sarana pendukung kegiatan belajarnya.
Hafizh mengaku langkah tersebut terinspirasi dari pesan Presiden RI Prabowo Subianto yang mendorong kepedulian terhadap orang terdekat.
“Prinsip saya, kalau belum bisa membantu banyak, bantulah satu orang terdekat. Saya ingin Mas Alif semakin semangat belajar,” kata Hafizh.
Salah satu guru Alif, Usfatun Khasanah, menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Hafizh yang telah ikut membantu adik kelasnya.
Menurut Usfatun, kepedulian alumni terhadap siswa yang membutuhkan menjadi contoh nyata solidaritas yang patut diapresiasi di lingkungan sekolah.
Senada, Wakil Kepala Sekolah juga memberikan apresiasi atas sinergi tersebut. “Terima kasih Mas Hafizh. Kami bangga teknologi di sekolah digunakan para guru untuk menyebarkan kabar baik hingga sampai ke telinga alumni,” ungkapnya.
Perhatian yang datang dari teman maupun alumni membuat Alif merasa semakin termotivasi untuk belajar dan meraih prestasi.
“Saya tidak menyangka akan mendapatkan perhatian sebesar ini dari Mas Hafizh. Laptop ini akan saya gunakan sebaik-baiknya untuk sekolah. Terima kasih sudah peduli pada saya,” pungkas Alif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
FK-KMK UGM menggelar PIONIR Morfogenesis 2026 dengan pendekatan humanis, tanpa perploncoan, untuk menyambut 553 mahasiswa baru.
Ceuta meminta pemerintah Spanyol memindahkan 1.100 anak migran tanpa pendamping setelah gelombang 72.000 migran membuat penampungan penuh.
Riset metabolit psoriasis kulit kepala dimulai di Jogja. Paragon dan Corpora Science menargetkan terapi yang lebih efektif bagi pasien Indonesia.
Menkum Supratman Andi Agtas menegaskan perekaman SPG GIIAS tanpa izin merupakan pelanggaran hukum dan berpotensi melanggar sejumlah undang-undang.
Hasto Kristiyanto menegaskan Hari ASI Sedunia menjadi gerakan membangun peradaban. PDIP juga menyoroti pentingnya ASI untuk mencegah stunting.