JDT Ukir Rekor Dunia, Tak Terkalahkan 109 Laga Liga sejak 2021
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
KA Bandara YIA Xpress berangkat dari Stasiun YIA./ Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Layanan KA Bandara YIA kembali beroperasi penuh pada Jumat (3/4/2026), melayani perjalanan sejak dini hari hingga malam. Moda transportasi berbasis rel ini menjadi andalan penumpang menuju dan dari Bandara Yogyakarta International Airport.
Kereta bandara dikenal efisien karena tidak terpengaruh kemacetan jalan raya. Dengan jadwal yang pasti, waktu tempuh menuju pusat Kota Yogyakarta dapat diperkirakan lebih akurat. Tak heran jika layanan ini semakin diminati wisatawan, pebisnis, maupun masyarakat umum yang memiliki agenda penerbangan pagi atau malam hari.
Selain berhenti di Stasiun Tugu Yogyakarta, KA Bandara YIA juga melayani pemberhentian di Stasiun Wates. Skema ini memperluas akses transportasi bagi warga Kulonprogo sekaligus memperkuat integrasi angkutan publik di DIY.
Pola keberangkatan disesuaikan dengan jadwal penerbangan, sehingga memudahkan penumpang mengatur waktu perjalanan tanpa khawatir tertinggal pesawat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 5 April 2026
Rute YIA–Stasiun Tugu Yogyakarta
05.16 WIB | 06.20 WIB | 07.46 WIB | 09.53 WIB | 11.35 WIB | 13.25 WIB | 14.56 WIB | 15.20 WIB | 17.00 WIB | 17.34 WIB | 19.46 WIB | 20.55 WIB
Rute Stasiun Tugu Yogyakarta–YIA
04.20 WIB | 05.10 WIB | 06.30 WIB | 08.33 WIB | 08.55 WIB | 12.00 WIB | 12.35 WIB | 14.13 WIB | 15.49 WIB | 16.07 WIB | 18.25 WIB | 19.16 WIB
Dengan frekuensi perjalanan yang tersebar merata sepanjang hari, KA Bandara YIA diharapkan mampu menjaga kelancaran arus penumpang pesawat sekaligus mendukung konektivitas antara bandara, wilayah Kulonprogo, dan pusat Kota Yogyakarta yang terus berkembang sebagai pusat pariwisata dan aktivitas ekonomi.
Berdasar informasi dari akun Instagram KA Bandara, yakni @kabandararailink, untuk KA Reguler, tarifnya adalah mulai dari Rp 10.000 sekali perjalanan. Artinya, jika Anda membeli tiket perjalanan pulang-pergi Yogyakarta - YIA, harganya mulai dari Rp20.000.
Adapun untuk tiket KA Bandara YIA Xpress, tarifnya mulai Rp40.000. Bila Anda menempuh perjalanan pada peak hour (jam sibuk), harganya akan lebih tinggi dibandingkan non-peak hour.
Tiket KA Bandara YIA bisa dibeli di aplikasi KA Bandara Mobile, Acces by KAI, www.railink.co.id, dan vending machine yang tersedia di stasiun. Sebagai contoh, untuk pembelian di laman resmi Railink, begini tata caranya:
- Buka laman Railink melalui tautan http://www.railink.co.id.
- Usai terbuka, pilih stasiun asal, stasiun tujuan, total penumpang, dan tanggal keberangkatan. Bila ingin membeli tiket PP, isikan juga tanggal kembali.
- Tekan 'Temukan Tiket' atau 'Find Ticket'.
- Akan ditampilkan sejumlah opsi jam keberangkatan KA yang tersedia.
- Klik 'Pilih' di jadwal yang sesuai denganmu. Jika membeli tiket PP, pastikan untuk memilih 2 kali sesuai waktu keberangkatan dan kepulangan.
- Tekan 'Next'.
- Isi data yang diminta.
- Setujui syarat dan kondisi dengan memberi tanda centang.
- Selesaikan proses pembayaran.
- Usai rampung, tiket akan dikirimkan ke email yang telah diisikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JDT mengawali Liga Super Malaysia 2026-2027 dengan kemenangan 3-0 dan mencatat rekor dunia 109 laga domestik tanpa kekalahan sejak 2021.
Jet tempur Sukhoi TNI AU tergelincir di runway 13 Bandara Sultan Hasanuddin. Operasional penerbangan tetap berjalan normal.
Kondisi siswa SMPN 6 Boyolali membaik setelah dugaan keracunan MBG. Sebanyak 26 siswa yang sempat absen kini kembali sekolah.
PPPK tidak otomatis menjadi PNS pada 2027. Guru PPPK memiliki jalur berbeda, dari paruh waktu ke penuh waktu hingga seleksi CPNS.
Suporter PSIM Jogja Brajamusti Rantau menyerahkan ambulans untuk Bala Mataram Rescue sebagai wujud dukungan bagi kemanusiaan.
Prabowo mengancam mencabut izin perusahaan yang tak memenuhi kewajiban pencegahan karhutla, termasuk lima perusahaan sawit.