Kemarau Panjang Mengancam, Petani Sleman Diminta Atur Pola Tanam
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Umat Katolik yang baru saja selesai mengikuti ekaristi Jumat Agung di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru berjalan berpapasan dengan umat yang tengah mengantre untuk ekaristi sesi berikutnya pada Juamt (3/4/2026). Diperkirakan ada urban umat Katolik yang menghadiri ekaristi pada hari tersebut. /Harian Jogja-Stefani Yulindriani.
Harianjogja.com, JOGJA—Perayaan Malam Paskah 2026 berlangsung khidmat dan semarak di Gereja Santo Antonius Padua Kotabaru, Sabtu (4/4/2026). Ribuan umat Katolik memadati gereja untuk mengikuti Ekaristi, puncak rangkaian Tri Hari Suci.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo menekankan bahwa tema tahun ini, “Kebangkitan-Nya Sumber Pengharapan dan Terobosan Baru”, menjadi dorongan melakukan perubahan ke arah lebih baik.
“Paskah bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momen spiritual yang sarat makna pengorbanan dan harapan. Ini harus menjadi pemantik transformasi, terutama dalam membangun karakter generasi muda dan memberi dampak positif bagi lingkungan,” kata Hasto.
Hasto juga mengapresiasi kerukunan antarumat beragama di Jogja. Ia menyoroti keterlibatan tokoh lintas agama yang mendampinginya dalam safari tarawih selama Ramadan, sebagai bukti nyata harmoni sosial.
“Peristiwa spiritual seperti Idul Fitri dan Paskah ini diharapkan membawa transformasi bagi kita semua, memperbaiki perilaku, serta membentuk karakter generasi muda yang lebih baik,” tambahnya.
Pastor Kepala Paroki Kotabaru, Nicolaus Devianto Fajar Trinugroho menegaskan komitmen gereja untuk merawat toleransi, apalagi kawasan Kotabaru berdampingan dengan Gereja HKBP Kotabaru dan Masjid Syuhada.
“Harapan kami, pengalaman Paskah ini mendorong umat untuk saling membantu, memberi perhatian kepada yang tersingkirkan, serta terus menjaga toleransi,” ujarnya.
Perayaan Malam Paskah digelar dalam tiga sesi misa untuk menampung antusiasme umat. Diperkirakan sekitar 4.000 jemaat hadir dalam setiap sesi, menandakan semangat partisipasi yang tinggi.
Fajar juga mengajak umat memperkuat kepedulian sosial terhadap kelompok terpinggirkan dan mempererat nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
IMCF 2026 di ISI Jogja melibatkan 20 komponis dari lima negara dengan tema Vestigium Sonorum dan kecerdasan artistik.
DPRD DIY meminta UMKM lokal dilibatkan dalam program MBG dan Kopdes Merah Putih serta mendorong perluasan pemasaran dan akses modal.
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.
MotoGP Mandalika 2026 mencatat 157.875 pengunjung dan dampak ekonomi Rp5,2 triliun, meningkat 4,8% dibandingkan tahun lalu.
Okupansi hotel berbintang di Sleman berkisar 40%-50% selama low season. PHRI memperluas promosi dan membidik pasar MICE menjelang Nataru.