Inflasi Agustus Gunungkidul Tertinggi se-DIY, Ini Pemicunya
Inflasi Gunungkidul pada Agustus 2026 mencapai 0,28%, tertinggi di DIY. Harga daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar.
Aktivitas wisata di Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Rabu (8/4/2026). Ist
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mencatat Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor wisata telah mencapai Rp17,5 miliar pada awal April 2026. Angka ini mendekati separuh dari target tahunan sebesar Rp36,04 miliar.
Sekretaris dinas, Eko Nur Cahyo, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tren positif sehingga target PAD tahun ini optimistis bisa terlampaui.
Hingga Selasa (7/4/2026), realisasi pendapatan tercatat sebesar Rp17.515.360.980 dari target Rp36.064.663.400.
Kunjungan Wisata Tembus 1,4 Juta Orang
Dari sisi kunjungan, jumlah wisatawan juga menunjukkan lonjakan signifikan. Dari target 3,2 juta pengunjung, sudah terealisasi sebanyak 1.407.728 orang.
Destinasi favorit masih didominasi kawasan pantai, khususnya Pantai Drini dan Pantai Sepanjang di Kapanewon Tanjungsari.
Menurut Eko, tingginya kunjungan ke dua pantai tersebut tidak lepas dari penataan kawasan serta hadirnya wahana baru yang menarik minat wisatawan.
“Pantai lain juga ramai, tapi yang paling signifikan kunjungannya ada di Pantai Drini dan Sepanjang,” katanya, Kamis (9/4/2026).
Penataan dan Pengawasan Beri Dampak
Capaian PAD yang tinggi di awal tahun juga dipengaruhi sejumlah faktor, salah satunya pembenahan sistem retribusi wisata.
Langkah reposisi petugas penarik retribusi yang dilakukan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, pada akhir 2025 dinilai mampu menekan potensi kebocoran pendapatan.
Selain itu, faktor cuaca yang relatif mendukung turut berperan dalam meningkatkan jumlah kunjungan, mengingat pariwisata Gunungkidul didominasi wisata alam.
Pemkab Gunungkidul menargetkan peningkatan PAD sektor wisata hingga Rp60 miliar per tahun secara bertahap.
Untuk mencapai target tersebut, pengawasan terhadap pengelolaan destinasi akan terus diperkuat agar potensi pendapatan bisa dimaksimalkan.
Citra Wisata Harus Dijaga
Ketua DPRD Gunungkidul, Endang Sri Sumiyartini, menekankan pentingnya menjaga tren positif kunjungan wisata.
Menurutnya, seluruh pihak harus berperan dalam menjaga citra pariwisata, termasuk meminimalkan dampak negatif aktivitas wisata agar pengunjung tetap merasa aman dan nyaman.
“Citra pariwisata harus dijaga. Ini bukan hanya tugas pemkab, tetapi semua pihak yang terlibat,” ujarnya.
Ia menambahkan, optimalisasi PAD dari sektor wisata menjadi penting di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat, karena dapat menjadi salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Inflasi Gunungkidul pada Agustus 2026 mencapai 0,28%, tertinggi di DIY. Harga daging ayam ras menjadi penyumbang terbesar.
Kabupaten Sleman masih kekurangan ratusan tenaga kesehatan. Dinkes mempercepat rekrutmen BLUD yang kini memasuki tahap CBT sembari menunggu formasi ASN dari Kem
Liverpool resmi menggandeng Turkish Airlines sebagai sponsor utama jersei mulai musim 2027/2028. Nilai kontraknya disebut menjadi yang terbesar dalam sejarah Pr
Boy Thohir memperluas investasi ke MGLV yang bergerak di data center dan AI. Simak kepemilikan dan arah ekspansi bisnisnya.
Geely Panda Mini Karting Edition resmi meluncur di China dengan harga sekitar Rp115 juta. Mobil listrik mungil ini memakai baterai CATL dan mampu menempuh jarak
Warga Semin berburu emas di Kali Oya yang mengering saat kemarau. Aktivitas ini menjadi pekerjaan sampingan bagi petani yang kesulitan air.