40 KDMP Sleman Beroperasi, 46 Koperasi Masih Hadapi Kendala
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Ilustrasi Sekolah/Ist-Riauonline
Harianjogja.com, SLEMAN—Festival Langen Carita 2026 di Gedung Serbaguna Sedan, Sariharjo, di Ngaglik, Kabupaten Sleman, tuntas digelar dengan menampilkan karya seni siswa Sekolah Dasar yang mengangkat isu lingkungan. Ajang ini sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam menjaga nilai budaya lokal.
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan Sleman tersebut melibatkan lima kapanewon, yakni Moyudan, Mlati, Berbah, Seyegan, dan Depok. Seluruh peserta menampilkan pertunjukan yang memadukan tari, tembang, serta iringan gamelan dalam satu kesatuan cerita.
Kepala Bidang Adat, Tradisi, Lembaga Budaya, dan Seni Disbud Sleman, Dekhi Nugroho, menjelaskan tema “Cinta Alam dan Kesadaran Lingkungan” dipilih untuk menanamkan kepedulian ekologis sejak dini melalui pendekatan seni tradisional.
Menurutnya, dukungan Dana Keistimewaan DIY juga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pertunjukan. Setiap kelompok mendapat fasilitasi anggaran sebesar Rp28,97 juta yang digunakan untuk mendukung seluruh aspek produksi, mulai dari honor pelaku seni hingga penataan artistik.
Penilaian dilakukan oleh dewan juri profesional yang terdiri dari Wahyudi Purnomo, Sri Wahyuningsih, dan G.S. Darto. Para peserta memperebutkan predikat penyaji terbaik dengan hadiah pembinaan hingga Rp10 juta.
Berdasarkan hasil penilaian, Kapanewon Mlati berhasil meraih Penyaji Terbaik I melalui karya berjudul Njaga Bumi Lestari. Posisi kedua ditempati Kapanewon Seyegan dengan Ojo Dumeh, sedangkan Kapanewon Berbah meraih peringkat ketiga lewat karya Piwulang.
“Ini penting kita lestarikan, karena ini adalah warisan budaya kita. Ini cocok sekali untuk membentuk karakter generasi muda, anak-anak kita, karena di dalam langen carita itu ada norma-norma budaya, nilai-nilai budaya yang positif, yang harus kita lestarikan,” kata Dekhi, Minggu (12/4/2026).
Juara pertama dari festival ini akan mewakili Kabupaten Sleman di tingkat provinsi pada 8–9 Mei 2026. Ajang tersebut menjadi tahap lanjutan untuk bersaing dengan perwakilan kabupaten dan kota lain di DIY.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sleman berharap muncul generasi baru seniman yang tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki kesadaran kuat terhadap pelestarian budaya dan lingkungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
Nakhoda KM Virgo Transport 8 berinisial AY ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait tenggelamnya kapal di perairan Laut Jawa.
Nanang Hendarno resmi menjadi Dirut Telkom menggantikan Dian Siswarini. Simak profil dan susunan terbaru Direksi serta Komisaris Telkom.