AI Tak Hanya Hapus Pekerjaan, 41 Juta Posisi Bisa Muncul
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
Foto ilustrasi hujan ringan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk menyiapkan perlengkapan antisipasi hujan, seperti payung atau jas hujan, saat beraktivitas pada Kamis (23/4/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, mayoritas wilayah DIY berpotensi diguyur hujan ringan yang dapat memengaruhi mobilitas warga sejak pagi hingga sore hari.
Kondisi udara yang cukup lembap diperkirakan akan menyelimuti wilayah ini, sejalan dengan karakteristik masa peralihan musim yang memicu munculnya hujan lokal.
Kondisi Cuaca di Kota Jogja, Bantul, dan Kulonprogo Di wilayah Kota Jogja, cuaca diprediksi akan mengalami hujan ringan dengan rentang suhu antara 23-31 derajat Celsius. Kelembapan udara di kawasan perkotaan ini diperkirakan mencapai 67-95 persen.
Situasi serupa juga diprediksi terjadi di wilayah di Bantul dan di Kulonprogo. Potensi hujan ringan di kedua wilayah ini perlu dicermati karena dapat memengaruhi kegiatan kerja lapangan serta aktivitas belajar mengajar.
Di Kulonprogo: Suhu berkisar 23-28 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 69-98 persen.
Di Bantul: Suhu berada pada angka 23-30 derajat Celsius dengan kelembapan 65-97 persen yang membuat udara terasa lembap sepanjang hari.
Potensi Hujan di Sleman dan Gunungkidul Perhatian khusus tertuju pada wilayah di Sleman. Hujan ringan diprakirakan akan turun terutama pada siang hingga sore hari dengan suhu 22-30 derajat Celsius. Warga yang berencana melintas di kawasan wisata Kaliurang dan sekitarnya sangat disarankan untuk membawa perlengkapan pelindung hujan guna mengantisipasi perubahan cuaca mendadak.
Sementara itu, di Gunungkidul, cuaca diprediksi masih relatif bersahabat bagi aktivitas pariwisata. Meski tetap ada potensi hujan ringan, suhu diperkirakan berada pada 23-29 derajat Celsius dengan kelembapan 71-99 persen. Udara kemungkinan akan terasa hangat pada siang hari, terutama bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai selatan atau gua.
Warga DIY diharapkan dapat menyesuaikan agenda harian mereka agar perjalanan dan pekerjaan luar ruangan tetap berjalan lancar. Dengan memantau kondisi cuaca secara berkala, aktivitas diharapkan tetap aman dan tidak terganggu oleh potensi hujan lokal yang terjadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Riset McKinsey memproyeksikan 41 juta permintaan pekerjaan hingga 2035, meski otomatisasi dapat menekan 36 juta posisi di AS.
KPK mengecek aset glamping 1,5 hektare di Ciater, Subang, yang diduga milik polisi Yayat Sudrajat dan terkait kasus suap Pemkab Bekasi.
Komisi C DPRD DIY mengecek talud bronjong 74 meter di Kali Kuning Sleman sebagai antisipasi erosi dan longsor saat musim hujan.
Krisna Septiana lolos final kayak tunggal putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski finis peringkat 15 pada semifinal.
Polisi memperluas pemeriksaan kasus dugaan pungli food truck di Alkid Jogja. Hingga 30 September 2026, 14 orang telah dimintai keterangan.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.