Maggot Masayu di Bantul Ubah Sisa Dapur Jadi Kas Warga
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Kakak korban, Rafiq Nur Setiawan ketika di makam almarhum Ilham Dwi Saputra. Dok JPW
Harianjogja.com, BANTUL—Pengusutan kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang pelajar SMAN 1 Bambanglipuro, Bantul, terus menunjukkan perkembangan. Kepolisian telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, sementara lima terduga pelaku lainnya hingga kini masih dalam pengejaran.
Kasat Reskrim Polres Bantul, Achmad Mirza, mengungkapkan dua tersangka yang telah diamankan masing-masing berinisial BLP (18), warga Kretek, dan YP (21), warga Bambanglipuro. Keduanya diduga berperan aktif dalam aksi kekerasan terhadap korban.
“Dua tersangka punya peran turut melakukan pemukulan terhadap korban,” ujar Mirza, Rabu (22/4).
Polisi memastikan proses penyidikan terus berjalan. Selain dua tersangka yang telah ditahan, aparat juga telah mengantongi identitas lima pelaku lain yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Salah satu di antaranya disebut sebagai ketua kelompok, sementara pelaku lainnya diduga memiliki peran yang tak kalah fatal, yakni melindas korban menggunakan sepeda motor berulang kali.
“Doakan semoga lima terduga pelaku yang identitasnya sudah diketahui segera ditangkap,” tegas Mirza.
Kasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menambahkan bahwa pengejaran terhadap para pelaku terus dilakukan secara intensif. Bahkan, aparat telah bergerak hingga ke luar daerah untuk mempersempit ruang gerak para buronan.
“Sampai saat ini kami fokus melakukan pengejaran. Informasi yang kami dapatkan, pelaku melarikan diri ke luar kota,” ujarnya.
Di sisi lain, kepolisian juga telah memeriksa sedikitnya empat saksi yang merupakan teman dekat korban. Keterangan para saksi diharapkan dapat membantu mengungkap secara detail kronologi kejadian serta motif di balik aksi pengeroyokan tersebut.
Kasus ini turut menyita perhatian publik. Kepala Divisi Humas Jogja Police Watch (JPW), Baharuddin Kamba, menegaskan pihaknya akan mengawal proses hukum hingga tuntas dan meminta aparat bertindak transparan.
Korban diketahui bernama Ilham Dwi Prasetyo (16), pelajar kelas X-2 SMAN 1 Bambanglipuro. Ia meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang diduga melibatkan sedikitnya 10 remaja.
Sebelum kejadian, korban sempat dijemput oleh dua orang dari rumahnya. Ia kemudian dibawa ke sebuah angkringan di belakang sekolah sebelum akhirnya menuju lokasi kejadian di kawasan Lapangan Gadung Mlaten.
Pemilik warung, Julastri (42), mengaku sempat melihat korban berada di tempat usahanya. Menurutnya, Ilham sempat mengisi daya ponsel sebelum pergi bersama dua orang yang menjemputnya.
“Saya tidak tahu Ilham datang dengan siapa, dan dua orang yang menjemputnya juga saya tidak hafal,” ujarnya.
Julastri menambahkan, korban memang kerap mampir ke warungnya sepulang sekolah. Biasanya, Ilham hanya membeli minuman dan berbincang dengan teman-temannya.
“Kalau di warung saya, Ilham hanya beli minum dan ngobrol,” katanya.
Hingga kini, polisi masih terus mendalami motif serta peran masing-masing pelaku dalam kasus tersebut. Pengejaran terhadap para pelaku yang masih buron juga terus diintensifkan guna mengungkap kasus ini secara tuntas dan memberikan keadilan bagi korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Kembangputihan, Bantul, mengolah sisa dapur menjadi pakan maggot. Hasil penjualan maggot dimasukkan ke kas untuk kegiatan warga.
Ukuran sepatu yang sama belum tentu terasa pas. Simak faktor yang membuat ukuran sepatu berbeda meski angka pada label serupa.
HP RAM 8 GB hingga 12 GB makin terjangkau pada 2026. Simak daftar harga dan pilihan terbaik sesuai kebutuhan dan anggaran.
Smartphone brain bukan istilah medis resmi. Dokter menjelaskan kaitannya dengan fokus, tidur, dan sakit kepala.
Apple menghadapi ganti rugi US$5,7 miliar atau sekitar Rp102,6 triliun setelah juri AS menyatakan Taptic Engine melanggar dua paten.
Bau bensin masuk kabin mobil jangan diabaikan. Kenali 10 penyebabnya, dari tutup tangki hingga kebocoran fuel pump.