Rusia Tuding Pentagon Gunakan Starlink untuk Intervensi Global
Wakil Menlu Rusia menuding Pentagon memanfaatkan Starlink untuk campur tangan urusan dalam negeri negara lain melalui internet satelit.
Foto ilustrasi daging sapi. - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Warga di lingkungan Mushola Tirto Rohso, Padukuhan Giling, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, menghadirkan inovasi ramah lingkungan saat perayaan Iduladha 1448 Hijriah dengan menggunakan “sarang” dari anyaman daun kelapa hijau sebagai wadah pembagian daging kurban.
Penggunaan wadah alami tersebut dimanfaatkan untuk mendistribusikan daging hasil penyembelihan satu ekor sapi dan lima ekor kambing. Langkah ini dilakukan bukan hanya untuk mengurangi penggunaan plastik, tetapi juga sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan tradisi lokal masyarakat setempat.
Ketua Panitia Mushola Tirto Rohso, Muhammad Khoirudin, mengatakan penggunaan wadah dari anyaman daun kelapa menjadi bentuk aksi nyata warga dalam mengurangi timbulan sampah plastik di lingkungan masyarakat.
"Penggunaan wadah alami ini merupakan upaya kita untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melestarikan kearifan lokal," kata Muhammad Khoirudin di Kulon Progo, Rabu.
Selain ramah lingkungan, wadah dari anyaman daun kelapa juga dinilai memiliki keunggulan dibandingkan kantong plastik. Menurut Khoirudin, anyaman daun kelapa memiliki sirkulasi udara lebih baik sehingga kualitas daging kurban dapat tetap terjaga dan tidak cepat rusak akibat suhu panas dalam kemasan tertutup.
Inisiatif penggunaan “sarang” tersebut lahir dari diskusi warga di Bale Nugraha, pendopo yang menjadi pusat aktivitas sosial warga di kompleks Mushola Tirto Rohso. Sejak diresmikan pada 2018, mushola dengan konsep arsitektur bata ekspos itu memang kerap menjadi pusat kegiatan tradisi dan gotong royong masyarakat Padukuhan Giling.
"Aksi warga Padukuhan Giling ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain dalam mengimplementasikan praktik berkurban yang ramah lingkungan, sehat, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal," ujar Muhammad Khoirudin.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kulon Progo, Duana Heru, mengatakan sejumlah lokasi lain di Kulon Progo juga mulai menggunakan “sarang” sebagai wadah pembagian daging kurban. Langkah tersebut sejalan dengan Surat Edaran Nomor 600.4.1/1166/2026 tentang Pelaksanaan Hari Raya Iduladha tanpa plastik.
DLH Kulon Progo mengapresiasi inisiatif warga tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program Kulon Progo Berkelas “Bersama Kelola Sampah”. Selain itu, penggunaan wadah ramah lingkungan juga mendukung imbauan pemerintah daerah untuk mengurangi penggunaan plastik kresek yang dinilai kurang higienis dan berpotensi menambah timbulan sampah di tempat pembuangan akhir (TPA).
Menurut Duana Heru, banyak panitia kurban di Kulon Progo kini mulai beralih menggunakan wadah alami seperti besek, daun jati, daun pisang, hingga daun kelapa untuk mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat.
"Semoga kurban asyik tanpa plastik ini menjadi amal jariyah bagi kita semua. Sehingga banyak panitia kurban menggunakan bahan yang ramah lingkungan dalam mendistribusikan daging kurban," kata Duana Heru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Wakil Menlu Rusia menuding Pentagon memanfaatkan Starlink untuk campur tangan urusan dalam negeri negara lain melalui internet satelit.
Jadwal SIM keliling Jogja 28 Mei 2026 di Ring Road Timur, lengkap syarat perpanjangan SIM A dan C, praktis tanpa antre.
Jadwal KA Prameks Jogja–Kutoarjo terbaru saat libur Iduladha 2026. Cek jam keberangkatan dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Prakiraan cuaca Jogja saat libur Iduladha 2026, mayoritas berawan, Sleman dan Kota Jogja berpotensi hujan ringan.
Data TKA 2026 Kemendikdasmen menunjukkan nilai Matematika SD dan SMP masih jauh di bawah capaian Bahasa Indonesia.
Istana menjelaskan sapi kurban Presiden Prabowo berasal dari anggaran Banpres dan disalurkan kepada masyarakat saat Iduladha 1447 H.