Jadwal Salat Jogja Rabu 29 Juli 2026, Cek Waktu Subuh hingga Isya
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
Rute Mubeng Beteng Jogja 2026 melintasi kawasan Benteng Keraton sejauh 5 kilometer. Simak jadwal, jalur lengkap, dan aturan peserta. /Dokumentasi-Keraton Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan masyarakat bersama Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat dijadwalkan mengikuti tradisi sakral Lampah Budaya Mubeng Beteng dalam rangka memperingati Tahun Baru Jawa 1 Sura Be 1960 pada Selasa malam hingga Rabu dini hari (16-17 Juni 2026). Bagi warga yang hendak melintas di kawasan pusat Kota Jogja, penting mengetahui rute Mubeng Beteng Jogja 2026 karena sejumlah ruas jalan diperkirakan mengalami kepadatan lalu lintas.
Prosesi budaya yang identik dengan tapa bisu atau berjalan tanpa berbicara tersebut akan menempuh jalur mengelilingi Benteng Keraton Yogyakarta dengan jarak sekitar lima kilometer. Kegiatan dimulai tengah malam, tetapi peserta telah diwajibkan hadir lebih awal untuk mengikuti rangkaian pembukaan dan doa bersama.
Lampah Budaya Mubeng Beteng akan diawali dari Kagungan Dalem Bangsal Pancaniti yang berada di kawasan Kamandungan Lor atau Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta. Dari titik tersebut, peserta bergerak menuju sisi barat Alun-alun Utara sebelum melanjutkan perjalanan mengitari benteng keraton.
Tingginya antusiasme peserta dari berbagai daerah diperkirakan membuat arus kendaraan di kawasan dalam maupun luar Benteng Keraton mengalami perlambatan. Masyarakat yang memiliki aktivitas di sekitar rute Mubeng Beteng Jogja 2026 disarankan menyesuaikan waktu perjalanan atau menggunakan jalur alternatif.
Ketua Paguyuban Abdi Dalem Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, KRT Kusumanegara, menjelaskan bahwa Lampah Budaya Mubeng Beteng merupakan bagian dari laku prihatin sekaligus refleksi diri dalam menyambut Tahun Baru Jawa. Oleh karena itu, peserta diwajibkan menjaga ketertiban dan suasana hening selama prosesi berlangsung.
Rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan meliputi:
Pukul 21.00 WIB: Pembacaan Macapat di Bangsal Pancaniti.
Pukul 23.00–23.50 WIB: Seremonial dan persiapan peserta.
Pukul 00.00 WIB: Pelepasan peserta Lampah Budaya Mubeng Beteng.
Karaton Yogyakarta juga menetapkan sejumlah ketentuan bagi peserta yang mengikuti tradisi tahunan tersebut. Abdi Dalem diwajibkan mengenakan busana pranakan dan kebaya jangkep sesuai ketentuan adat.
Sementara itu, masyarakat umum yang ingin mengikuti prosesi diwajibkan mengenakan pakaian yang rapi dan sopan. Panitia juga melarang penggunaan celana pendek selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya dan kesakralan tradisi.
Bagi masyarakat yang tidak dapat hadir secara langsung di sepanjang rute Mubeng Beteng Jogja 2026, jalannya prosesi tetap dapat disaksikan melalui siaran langsung yang disediakan Karaton Yogyakarta melalui akun Instagram @kratonjogja dan TikTok @kratonjogja.id sehingga masyarakat tetap bisa mengikuti suasana malam 1 Sura dari berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal salat Jogja Rabu 29 Juli 2026 untuk Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul berdasarkan Kemenag.
RUU Perampasan Aset disebut ditolak DPR ramai di media sosial. Pengamat menegaskan pembahasan masih berjalan dan mengingatkan publik agar tidak terjebak hoaks.
Chery Q dijual mulai Rp239,9 juta di GIIAS 2026. Harga promo diperpanjang hingga 9 Agustus dengan pesanan awal melampaui 6.000 unit.
KPK memperketat sistem keamanan data dan akses dokumen perkara usai dugaan kebocoran informasi oleh pegawai internal.
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
PMI Sleman mengelola 800 kilogram limbah medis padat setiap bulan. Limbah cair diolah mandiri, sementara DLH rutin melakukan monitoring.