Pemkab Kulonprogo Rotasi Pejabat, Susilaningsih Jadi Direktur RSUD Wates
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Ruas Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulonprogo. Istimewa - Jasamarga
Harianjogja.com, KULONPROGO — Proses pembebasan lahan untuk proyek jalan tol Jogja–YIA di Kabupaten Kulonprogo terus menunjukkan progres. Hingga awal Juli 2026, total uang ganti kerugian (UGR) yang telah digelontorkan mencapai lebih dari Rp1,5 triliun.
Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan Kulonprogo, Eko Herry Supriyanto, menyebutkan bahwa nilai UGR yang sudah dibayarkan mencapai Rp1.566.999.927.283. Pembayaran tersebut mencakup luasan lahan sebesar 735.138 meter persegi atau sekitar 36,9 persen dari total target 1.991.409 meter persegi.
“Lahan yang sudah dibebaskan tersebar di tiga kapanewon, yakni Pengasih, Sentolo, dan Wates,” ujar Eko, Kamis (2/7/2026).
Meski secara administratif kepemilikan tanah telah beralih menjadi aset negara, kondisi di lapangan menunjukkan sebagian besar lahan tersebut masih ditempati oleh pemilik lama. Eko mengakui bahwa proses pengosongan lahan belum berjalan sepenuhnya.
“Sebagian besar masih dihuni atau dipergunakan oleh bekas pemilik,” jelasnya.
Secara aturan, kondisi tersebut sebenarnya tidak dibenarkan. Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2023, warga yang telah menerima UGR otomatis kehilangan hak atas tanah tersebut. Artinya, lahan yang sudah dibayarkan ganti ruginya wajib segera dikosongkan karena telah menjadi milik negara.
Namun demikian, hingga kini belum ada batas waktu tegas terkait pengosongan lahan oleh warga. Eko menjelaskan bahwa jadwal tersebut masih menunggu kesiapan dari pihak pelaksana pembangunan jalan tol.
“Belum ada estimasi waktu pengosongan. Itu akan mengikuti kapan pelaksanaan konstruksi dimulai,” imbuhnya.
Di sisi lain, proses pembebasan lahan secara umum dinilai berjalan relatif lancar tanpa kendala signifikan. Pemerintah kini memfokuskan upaya pada wilayah yang belum tersentuh pembebasan lahan.
Berdasarkan data terbaru, masih terdapat tiga kalurahan yang belum masuk tahap pembayaran, yakni Hargomulyo, Kaligintung, dan Kulur. Ketiga wilayah ini menjadi prioritas berikutnya agar keseluruhan target lahan dapat segera terpenuhi.
Pemerintah berharap proses pembebasan lahan bisa rampung 100 persen dalam waktu dekat, sehingga pembangunan fisik jalan tol Jogja–YIA dapat segera dipercepat. Proyek strategis ini digadang-gadang akan memperkuat konektivitas menuju Bandara YIA sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Jogja dan sekitarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Peneliti OpenAI dan Google DeepMind memperingatkan risiko AI yang mampu mengembangkan diri sendiri dan berpotensi sulit dikendalikan manusia.
Daftar 9 beasiswa luar negeri tanpa batas usia untuk S1 hingga S3, lengkap dengan syarat, cakupan, dan jadwal pendaftarannya.
Fernando Alonso memastikan bertahan di Aston Martin. Simak alasan pembalap 45 tahun itu tetap melanjutkan karier di Formula 1.
Tri Wahyuni tampil di Asian Games 2026 pada 1 Oktober. Simak jadwal kualifikasi senam ritmik dan peluangnya menuju final.
Media Bangladesh menyoroti Timnas Indonesia jelang laga penentu Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Kamis (1/10/2026)