Timnas Indonesia Bisa Turunkan Skuad Terbaik di FIFA ASEAN CUP 2026
PSSI memastikan Timnas Indonesia bisa menurunkan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia pada 23 September.
Ilustrasi program padat karya. - Antara
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mulai menyosialisasikan program padat karya infrastruktur dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY kepada kelompok penerima manfaat.
Sosialisasi yang berlangsung 8–31 Agustus 2026 tersebut menyasar 124 lokasi sesuai jumlah kelompok penerima program. Setiap hari, sosialisasi dilakukan di rata-rata lebih dari 10 titik.
Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Agung Kurniawan mengatakan sosialisasi diperlukan agar kelompok penerima memahami tujuan utama program.
"Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok itu mengetahui esensi dari pelaksanaan padat karya, bahwa padat karya adalah kegiatan untuk perluasan kesempatan kerja," kata Agung di Bantul, Senin.
Bukan Sekadar Membangun Infrastruktur
Menurut Agung, padat karya merupakan program pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja. Program tersebut diharapkan meningkatkan serapan tenaga kerja bagi penganggur, setengah penganggur, dan masyarakat miskin.
Karena itu, pembangunan infrastruktur dalam program tersebut diposisikan sebagai sarana untuk menyerap tenaga kerja.
"Jadi infrastruktur itu adalah sebagai sarana sarana untuk dapat melakukan penyerapan tenaga kerja," katanya.
Dalam pelaksanaan sosialisasi, Disnakertrans Bantul turut melibatkan dukuh maupun kapanewon di lokasi penerima manfaat. Penekanan diberikan agar pengerjaan infrastruktur tetap mengikuti pedoman teknis padat karya.
Agung mencontohkan penggunaan campuran bahan bangunan harus sesuai ketentuan. Begitu pula ketebalan dan volume pekerjaan harus mengikuti apa yang ditentukan dalam gambar desain.
"Misalnya dengan campuran bahan bangunan yang sesuai, dengan ketebalan yang sesuai, dan volume pekerjaan yang sesuai apa yang ditentukan dalam gambar desain," katanya.
Ada 124 Lokasi Penerima
Agung menjelaskan terdapat sejumlah jenis pekerjaan yang akan dikerjakan melalui padat karya infrastruktur BKK DIY di 124 lokasi tersebut.
Pekerjaan itu meliputi jalan cor blok, talud, talud drainase, serta talud dan cor blok. Masing-masing lokasi memperoleh anggaran Rp100 juta per kelompok.
Dengan cakupan tersebut, sosialisasi dilakukan secara bertahap selama Agustus agar seluruh kelompok penerima manfaat memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan program.
Kelompok Masih Fokus pada Infrastruktur
Dari sosialisasi yang telah dilakukan, Agung menemukan masih adanya kelompok penerima manfaat yang belum sepenuhnya memahami esensi program padat karya.
Menurut dia, rata-rata kelompok masih melihat program tersebut terutama dari sisi kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah masing-masing.
"Dari beberapa proposal yang diajukan itu cenderung pembahasan terkait kebutuhan infrastruktur, tidak pada kondisi adanya permasalahan pengangguran, setengah penganggur yang itu menjadi hal yang sangat esensi bagi Dinas Tenaga Kerja untuk diatasi," katanya.
Karena itu, Disnakertrans Bantul terus menekankan bahwa pembangunan fisik dalam program padat karya BKK DIY bukan menjadi tujuan akhir. Infrastruktur digunakan sebagai sarana untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSSI memastikan Timnas Indonesia bisa menurunkan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar di Indonesia pada 23 September.
Mahasiswa berinisial S ditangkap Polsek Gamping setelah merusak palang KA Banyumeneng. Aksinya dilakukan saat mabuk dan merugikan Rp2 juta.
BMKG menyebut OMC untuk membantu pemadaman karhutla belum bisa dilakukan karena awan konvektif belum terbentuk di sejumlah daerah.
Stok beras Bulog mencapai 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Serapan gabah petani sudah 3,67 juta ton setara beras.
Dokter anak Rini Sekartini menjelaskan kualitas susu formula perlu dilihat dari sumber bahan baku, proses produksi hingga pengendalian mutu.
Hipertensi Gunungkidul mencapai 39,25%, tertinggi di DIY. Pemkab memperkuat layanan kesehatan dan penanganan stunting lewat Poskesdes.