Bantul Sosialisasikan Padat Karya BKK DIY di 124 Lokasi

Newswire
Newswire Senin, 10 Agustus 2026 18:57 WIB
Bantul Sosialisasikan Padat Karya BKK DIY di 124 Lokasi

Ilustrasi program padat karya. - Antara

Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mulai menyosialisasikan program padat karya infrastruktur dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) DIY kepada kelompok penerima manfaat.

Sosialisasi yang berlangsung 8–31 Agustus 2026 tersebut menyasar 124 lokasi sesuai jumlah kelompok penerima program. Setiap hari, sosialisasi dilakukan di rata-rata lebih dari 10 titik.

Kabid Penempatan Tenaga Kerja, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans Bantul Agung Kurniawan mengatakan sosialisasi diperlukan agar kelompok penerima memahami tujuan utama program.

"Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok itu mengetahui esensi dari pelaksanaan padat karya, bahwa padat karya adalah kegiatan untuk perluasan kesempatan kerja," kata Agung di Bantul, Senin.

Bukan Sekadar Membangun Infrastruktur

Menurut Agung, padat karya merupakan program pemerintah untuk memperluas kesempatan kerja. Program tersebut diharapkan meningkatkan serapan tenaga kerja bagi penganggur, setengah penganggur, dan masyarakat miskin.

Karena itu, pembangunan infrastruktur dalam program tersebut diposisikan sebagai sarana untuk menyerap tenaga kerja.

"Jadi infrastruktur itu adalah sebagai sarana sarana untuk dapat melakukan penyerapan tenaga kerja," katanya.

Dalam pelaksanaan sosialisasi, Disnakertrans Bantul turut melibatkan dukuh maupun kapanewon di lokasi penerima manfaat. Penekanan diberikan agar pengerjaan infrastruktur tetap mengikuti pedoman teknis padat karya.

Agung mencontohkan penggunaan campuran bahan bangunan harus sesuai ketentuan. Begitu pula ketebalan dan volume pekerjaan harus mengikuti apa yang ditentukan dalam gambar desain.

"Misalnya dengan campuran bahan bangunan yang sesuai, dengan ketebalan yang sesuai, dan volume pekerjaan yang sesuai apa yang ditentukan dalam gambar desain," katanya.

Ada 124 Lokasi Penerima

Agung menjelaskan terdapat sejumlah jenis pekerjaan yang akan dikerjakan melalui padat karya infrastruktur BKK DIY di 124 lokasi tersebut.

Pekerjaan itu meliputi jalan cor blok, talud, talud drainase, serta talud dan cor blok. Masing-masing lokasi memperoleh anggaran Rp100 juta per kelompok.

Dengan cakupan tersebut, sosialisasi dilakukan secara bertahap selama Agustus agar seluruh kelompok penerima manfaat memperoleh pemahaman mengenai pelaksanaan program.

Kelompok Masih Fokus pada Infrastruktur

Dari sosialisasi yang telah dilakukan, Agung menemukan masih adanya kelompok penerima manfaat yang belum sepenuhnya memahami esensi program padat karya.

Menurut dia, rata-rata kelompok masih melihat program tersebut terutama dari sisi kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah masing-masing.

"Dari beberapa proposal yang diajukan itu cenderung pembahasan terkait kebutuhan infrastruktur, tidak pada kondisi adanya permasalahan pengangguran, setengah penganggur yang itu menjadi hal yang sangat esensi bagi Dinas Tenaga Kerja untuk diatasi," katanya.

Karena itu, Disnakertrans Bantul terus menekankan bahwa pembangunan fisik dalam program padat karya BKK DIY bukan menjadi tujuan akhir. Infrastruktur digunakan sebagai sarana untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online