Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, Pilot Debut Rafale HUT RI ke-81

Sunartono
Sunartono Rabu, 19 Agustus 2026 08:47 WIB
Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, Pilot Debut Rafale HUT RI ke-81

Profil Letkol Pnb Oliv Rizando, penerbang TNI AU yang memimpin aksi udara Rafale dalam peringatan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026. /[email protected].

Harianjogja.com, JAKARTA— Nama Letkol Pnb Oliv Rizando menjadi salah satu yang mencuri perhatian dalam aksi udara pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) tersebut dipercaya memimpin aksi flypast jet tempur Dassault Rafale di langit Ibu Kota dalam rangkaian perayaan kemerdekaan.

Bagi Oliv Rizando, penerbangan menggunakan Rafale bukan sekadar pengalaman mengawaki pesawat tempur modern. Perjalanan tersebut merupakan bagian dari karier panjangnya sebagai penerbang tempur TNI AU, termasuk pengalaman menerbangkan pesawat tempur sebelumnya dan menjadi bagian dari Jupiter Aerobatic Team atau The Jupiters.

Perjalanan Oliv bersama pesawat tempur Rafale juga telah memasuki tahap penting pada April 2026. TNI AU mencatat Letkol Pnb Oliv Rizando bersama tiga penerbang lainnya berhasil melaksanakan terbang solo Rafale di Skadron Udara 12 Wing Udara 3.1 Tempur, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.

Dari The Jupiters hingga Rafale

Jauh sebelum dipercaya mengawaki Rafale, Oliv Rizando telah memiliki pengalaman sebagai penerbang aerobatik TNI AU. Pada Oktober 2016, ketika masih berpangkat Kapten Pnb, Oliv menjadi salah satu penerbang The Jupiters yang tampil dalam ajang Pelangi Nusantara Bali Aerosport.

Dalam tim aerobatik tersebut, Oliv menggunakan callsign Cyborg dan menempati posisi Jupiter-4 atau slot. Dokumentasi mengenai penampilannya bersama The Jupiters menunjukkan bahwa saat itu ia merupakan salah satu penerbang yang mengisi formasi tim aerobatik TNI AU.

Pengalaman tersebut bukan sekadar catatan dalam perjalanan karier. Sebagai bagian dari tim aerobatik, penerbang dituntut memiliki kemampuan menjaga posisi, presisi manuver, serta koordinasi yang ketat dengan penerbang lain dalam sebuah formasi.

Oliv Rizando juga tercatat pernah menjalankan tugas sebagai Jupiter-5 atau slot dalam penugasan berikutnya, termasuk ketika The Jupiters tampil dalam Singapore Airshow. Riwayat tersebut memperlihatkan bahwa pengalaman Oliv di dunia penerbangan TNI AU telah berlangsung sejak lebih dari satu dekade lalu.

Pernah Catatkan 1.000 Jam Terbang

Pengalaman Oliv Rizando di dunia penerbangan tempur juga ditandai pencapaian 1.000 jam terbang. Pada 7 Maret 2018, ketika masih berpangkat Kapten Pnb, Oliv Rizando Azka tercatat mencapai 1.000 jam terbang menggunakan pesawat tempur Hawk 100/200.

Saat itu, Lanud Roesmin Nurjadin menyebut Oliv Rizando merupakan perwira lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) 2008 dan Sekolah Penerbang TNI AU A-80. Ia ketika itu bertugas sebagai Ps. Danflight Ops "C" Skadron Udara 12 Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin.

Catatan 1.000 jam terbang tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rekam jejak Oliv sebagai penerbang. Pengalaman itu kemudian berlanjut dengan berbagai penugasan dan pendidikan yang mendukung kemampuannya mengoperasikan alutsista udara.

Pada 2023, Oliv Rizando yang saat itu berpangkat Mayor Pnb juga tercatat mengikuti Pendidikan Perang Elektronika atau Electronic Warfare Course di MASS Consultant, Lincolnshire, Inggris. Pendidikan tersebut berlangsung selama tiga minggu, mulai 5 Juli hingga 21 Juli 2023.

Dari Hawk hingga Rafale

Perjalanan Oliv Rizando Rizando dalam dunia penerbangan tempur tidak berhenti pada Hawk 100/200. Dalam perjalanan kariernya, ia juga memiliki pengalaman pada jajaran pesawat tempur TNI AU lainnya sebelum dipercaya mengawaki Rafale.

Kini, Oliv menjadi salah satu penerbang yang dipercaya mengoperasikan pesawat tempur Dassault Rafale yang memperkuat TNI AU. Pada 27 April 2026, ia bersama Letkol Pnb Rakhmanto Jati, Mayor Pnb Reza Yori, dan Mayor Pnb Andy Paulus berhasil melaksanakan terbang solo menggunakan Rafale.

Keberhasilan terbang solo tersebut menjadi tonggak penting bagi Skadron Udara 12 dalam pengoperasian alutsista baru. TNI AU menyebut tradisi terbang solo mencerminkan kematangan, kepercayaan diri, dan kesiapan penerbang dalam menjalankan tugas operasi udara.

Bagi Oliv Rizando, penerbangan solo Rafale juga menunjukkan bahwa dirinya telah melewati tahapan penting untuk mengawaki pesawat tempur generasi 4.5 tersebut.

Memimpin Rafale pada HUT RI ke-81

Puncak perhatian terhadap Oliv Rizando datang pada peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. Ia dipercaya mengawaki debut Rafale dengan manuver udara atau flight leader yang mengangkasa di atas Istana dan langit Ibu Kota melalui.

Dalam aksi tersebut, Oliv Rizando mengawaki Dassault Rafale dalam flypast serta high-speed pass. Manuver dilakukan dengan presisi sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari kemerdekaan.

Dari kokpit Rafale, Oliv Rizando juga menyampaikan salam penghormatan khas penerbang TNI AU melalui radio greeting ketika melintas di atas podium utama HUT RI ke-81.

Momen tersebut menjadi penanda baru dalam perjalanan karier Oliv. Jika sebelumnya ia dikenal sebagai bagian dari The Jupiters dan penerbang Hawk 100/200, kini namanya berada dalam jajaran penerbang yang mengawaki salah satu alutsista tempur modern TNI AU.

Profil Singkat Letkol Pnb Oliv Rizando

Letkol Pnb Oliv Rizando merupakan perwira penerbang TNI AU yang memiliki pengalaman panjang di dunia penerbangan militer. Ia merupakan lulusan AAU 2008 dan Sekolah Penerbang TNI AU A-80. (Lanud Roesmin Nurjadin)

Berikut sejumlah catatan penting dalam perjalanan kariernya:

Nama: Letkol Pnb Oliv Rizando
Nama lengkap yang tercatat dalam sumber lama: Oliv Rizando Azka
Pangkat: Letnan Kolonel Penerbang
Matra: TNI Angkatan Udara
Kualifikasi: Penerbang tempur
Pesawat: Dassault Rafale
Pesawat yang pernah diterbangkan: Hawk 100/200 dan pesawat tempur TNI AU lainnya
Pendidikan: AAU 2008 dan Sekolah Penerbang TNI AU A-80
Calls­ign: Cyborg
Pengalaman aerobatik: The Jupiters/Jupiter Aerobatic Team
Posisi di The Jupiters: Jupiter-4 atau slot
Pencapaian: 1.000 jam terbang pada 2018
Terbang solo Rafale: 27 April 2026
Penugasan penting 2026: memimpin aksi flypast Rafale pada HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026

Menjadi Bagian dari Modernisasi TNI AU

Perjalanan Oliv Rizando dari penerbang aerobatik hingga penerbang Rafale berlangsung seiring dengan modernisasi alutsista TNI AU. Pengoperasian Rafale menuntut penerbang untuk memahami sistem pesawat, teknologi avionik, sensor, serta kemampuan taktis yang terintegrasi.

Keberhasilan Oliv dan tiga penerbang lainnya melakukan terbang solo Rafale pada April 2026 menjadi salah satu tahapan dalam penguasaan alutsista baru tersebut. TNI AU menekankan bahwa penerbang tidak hanya dituntut mampu mengendalikan pesawat, tetapi juga beradaptasi dengan teknologi peperangan udara yang semakin terintegrasi. (TNI AU)

Dalam konteks itu, penampilan Oliv pada HUT RI ke-81 bukan hanya sebuah pertunjukan udara. Aksi tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan seorang penerbang TNI AU yang telah melewati berbagai fase karier, mulai dari penerbang tempur, anggota tim aerobatik, peraih 1.000 jam terbang, hingga penerbang Rafale.

Kini, nama Letkol Pnb Oliv Rizando tercatat dalam salah satu momen penting pengoperasian Rafale oleh TNI AU. Pesawat tempur modern tersebut hadir di langit peringatan HUT ke-81 RI dengan Oliv sebagai salah satu penerbang yang berada di balik kokpitnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online