Belum Main di Liga 1, Markus Madjar Fokus Kejar Fisik di PSS Sleman
Markus Madjar belum mendapat menit bermain bersama PSS Sleman. Ia fokus meningkatkan fisik dan belajar menghadapi intensitas Liga 1.
pengendara motor melintas di depan Pasar Godean, Sleman. Dokumen Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati Sleman Harda Kiswaya mengajak masyarakat lebih sering berkunjung dan berbelanja di pasar tradisional. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Gerakan Masyarakat Meramaikan Pasar (Gempar) di Pasar Godean, Senin (24/8/2026).
Program Gempar diinisiasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman sebagai upaya meningkatkan kunjungan masyarakat sekaligus menggeliatkan aktivitas perekonomian di pasar tradisional.
Kegiatan di Pasar Godean berlangsung meriah dengan menghadirkan beragam hiburan seni dan budaya, di antaranya pertunjukan campursari dan sejumlah tarian. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi daya ungkit untuk meningkatkan minat warga berkunjung dan berbelanja di Pasar Godean.
Bupati Sleman Ingin Pasar Godean Makin Ramai
Harda mengapresiasi pelaksanaan Gempar yang diarahkan untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar. Menurutnya, meningkatnya jumlah pengunjung dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas perdagangan sekaligus kesejahteraan para pedagang.
"Dengan adanya Gempar ini akan ada orang yang datang ke pasar. Pasar Godean nanti pengunjungnya melimpah dan dagangannya jadi laris," kata Harda.
Menurut Harda, membuat pasar semakin ramai tidak cukup hanya dengan menghadirkan kegiatan yang menarik masyarakat. Pembenahan pasar secara berkelanjutan juga diperlukan agar pedagang dan pembeli sama-sama merasa nyaman.
Karena itu, dia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan suasana pasar yang lebih menarik bagi masyarakat.
"Saya minta Disperindag terus memperbaiki pelayanan, pedagang dibuat nyaman, bagaimana pasar juga harus berbenah, bagaimana pasar ini menjadi menarik bagi pembeli," tuturnya.
Pedagang Diminta Berani Melapor
Harda menilai pengembangan pasar tradisional dan penguatan ekonomi masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, dan media diharapkan dapat terus bersinergi untuk mendukung kemajuan pasar tradisional di Kabupaten Sleman.
"Kolaborasi pemerintah daerah dengan anggota DPRD, pengusaha, dan media tentu bisa kita lakukan terus-menerus," ungkapnya.
Di sisi lain, Harda meminta para pedagang tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan pelayanan yang kurang baik. Menurutnya, masukan dari pedagang dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kualitas pengelolaan pasar.
"Para pedagang jangan takut untuk lapor apabila ada pelayanan yang kurang baik," tukasnya.
Melalui Gempar, Pemerintah Kabupaten Sleman berupaya mendorong pasar tradisional kembali menjadi ruang aktivitas perdagangan yang ramai. Kegiatan di Pasar Godean menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut dengan memadukan aktivitas ekonomi dan hiburan seni budaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Markus Madjar belum mendapat menit bermain bersama PSS Sleman. Ia fokus meningkatkan fisik dan belajar menghadapi intensitas Liga 1.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 9 Oktober 2026 tersedia dari Stasiun Palur mulai pukul 05.00 WIB. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 9 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter mikrobiologi klinik Andrew Adhytia Lieputra mengingatkan penggunaan masker, vaksinasi, dan kebersihan tangan bantu cegah influenza tipe A.
BPS DIY mencatat 40% penduduk dengan pengeluaran terendah menyumbang 16,91% konsumsi per Maret 2026. Fenomena downgrading turut disoroti.
WJNC 2026 dinilai bukan sekadar karnaval, tetapi ruang kebersamaan warga. Tahun ini WJNC mengusung tema Gana Kalajaya dan masuk Top 10 KEN.