Penelantaran Bayi di Sleman Terjadi Dua Kali Sepanjang 2026, Motifnya Sama
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.
Truk dump kecelakaan di Jalan Magelang Sleman, Sabtu pagi. Sopir dan penumpang luka setelah truk menabrak tiang telepon dan masuk parit. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Magelang, tepatnya di sebelah utara pintu masuk Kodim Sleman, Dusun Temulawak, Triharjo, Sleman, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit truk dump yang melaju dari arah utara menuju selatan. Truk diduga kehilangan kendali hingga oleng ke kiri, menabrak sejumlah tiang telepon, kemudian terperosok ke dalam parit.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, kecelakaan diduga terjadi karena pengemudi kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan.
"Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Magelang, tepatnya sebelah utara pintu masuk Kodim Sleman, Dusun Temulawak, Triharjo, Sleman, pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 06.30 WIB," ujar Iptu Argo Anggoro saat dikonfirmasi, Sabtu.
Ia menjelaskan truk awalnya melaju dari arah utara menuju selatan. Saat tiba di lokasi, pengemudi diduga tidak dapat menguasai laju kendaraan.
"Menurut keterangan awal, saat melintas di lokasi kejadian, pengemudi diduga kurang konsentrasi sehingga tidak dapat menguasai laju kendaraannya. Truk kemudian oleng ke kiri, menabrak beberapa tiang telepon dan terperosok ke dalam parit," jelasnya.
Sopir dan Penumpang Dilarikan ke RSUD Sleman
Kecelakaan tersebut menyebabkan pengemudi dan penumpang truk mengalami luka. Pengemudi berinisial ASP (24), laki-laki, warga Piyungan, Bantul, mengalami cedera kepala dan mendapat perawatan di RSUD Sleman.
Sementara itu, penumpang truk, EAW (30), laki-laki, warga Banguntapan, Bantul, mengalami bengkak pada mata kiri dan pipi serta cedera kepala ringan. EAW juga menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Selain korban luka, kecelakaan tersebut mengakibatkan kerusakan pada kendaraan. Bagian depan truk serta bagian kiri bak atau dump mengalami kerusakan cukup parah.
Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp10 juta.
Petugas Satlantas Polresta Sleman yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Polisi juga mengamankan barang bukti serta melakukan pendataan terhadap korban.
"Petugas Satlantas Polresta Sleman telah mendatangi dan mengamankan TKP, mengamankan barang bukti serta melakukan pendataan dan pengecekan terhadap korban di RSUD Sleman," kata Argo.
Polresta Sleman mengimbau masyarakat, khususnya pengemudi kendaraan besar, untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengemudi diminta menjaga konsentrasi dan kecepatan serta memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan.
"Polresta Sleman mengimbau seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar selalu menjaga konsentrasi, mengendalikan kecepatan, memastikan kondisi kendaraan laik jalan, serta tidak mengemudi dalam kondisi lelah atau mengantuk. Utamakan keselamatan, karena kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.
BGN menargetkan 5.000 SPPG melayani MBG secara prasmanan pada akhir 2026. Sistem ini diuji coba untuk melihat efektivitas dan manfaatnya.
BPOB mendorong kolaborasi pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat untuk mengembangkan Borobudur Highland serta memperkuat ekonomi lokal Purworejo.
Sagrada Familia di Barcelona meraih skor 83 dalam studi Iglu Cruise, mengungguli Taj Mahal dan aurora borealis sebagai destinasi bucket list dunia.
Transmigran asal Jogja yang ditempatkan di Konawe Utara tak mendapat jatah hidup. Pemkot Jogja berencana mencari dukungan Baznas.
Survei 2025 mencatat 234,73 km jalan kabupaten Sleman belum mantap. Pemkab mengalokasikan Rp108,88 miliar untuk penanganan jalan pada 2026.