Anggaran Infrastruktur DIY 2027 Dipangkas Rp33,25 miliar, Jalan Tetap Prioritas
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Pekerja DIY mengikuti program cek kesehatan gratis di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa (8/9/2026)./ Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, JOGJA— Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Daerah Istimewa Yogyakarta diperluas ke lingkungan perusahaan. Sekitar 1.100 pekerja akan mendapat pemeriksaan kesehatan secara bertahap melalui puskesmas sesuai domisili maupun wilayah kerja perusahaan.
Pencanangan CKG bagi pekerja tersebut berlangsung di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Selasa (8/9/2026). Program ini menjadi salah satu upaya memperluas deteksi dini penyakit sekaligus mendorong pekerja lebih memperhatikan kondisi kesehatan di tengah aktivitas kerja.
Asisten Sekda DIY Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Anna Rina Herbranti, mengatakan kegiatan awal diikuti 170 peserta. Sebanyak 110 peserta berasal dari unsur perusahaan dan komunitas terkait, sedangkan 60 orang lainnya merupakan tenaga pendukung di Kompleks Kepatihan.
Hasil pemeriksaan tersebut nantinya direkapitulasi dan dilaporkan melalui sistem CKG pada aplikasi SatuSehat Kementerian Kesehatan.
Pelaksanaan berikutnya akan dilakukan melalui puskesmas berdasarkan domisili pekerja maupun wilayah kerja perusahaan. Dengan mekanisme tersebut, jumlah pekerja yang menjadi sasaran program diproyeksikan mencapai sekitar 1.100 orang.
Anna mengatakan kesehatan pekerja tidak hanya berkaitan dengan kondisi individu, tetapi juga berhubungan dengan produktivitas, keberlangsungan usaha, kesejahteraan keluarga, hingga daya saing daerah.
Menurut dia, cakupan CKG di DIY masih perlu digenjot. Pada 2025, capaian CKG tercatat 23,30 persen dari target 36 persen.
Sementara pada 2026, target CKG untuk seluruh kelompok umur dinaikkan menjadi 46 persen. Namun, hingga 5 September 2026, realisasinya baru mencapai 19,32 persen.
Kesenjangan juga terlihat pada kelompok usia produktif. Untuk penduduk berusia 15 sampai 59 tahun, target CKG pada 2026 ditetapkan sebesar 45 persen. Hingga 5 September, cakupannya baru 13,07 persen.
Karena itu, diperlukan akselerasi cakupan sekitar 8 persen setiap bulan hingga akhir 2026 agar target dapat dikejar.
Data ketenagakerjaan DIY menunjukkan besarnya potensi sasaran program tersebut. ANTARA melaporkan terdapat 20.336 perusahaan dengan total 296.441 pekerja berdasarkan data wajib lapor ketenagakerjaan di DIY. Angka tersebut menunjukkan tempat kerja dapat menjadi salah satu pintu penting untuk memperluas pemeriksaan kesehatan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan pembangunan pada akhirnya harus berorientasi pada manusia. Menurutnya, berbagai infrastruktur dan capaian ekonomi akan memiliki makna ketika orang yang menggerakkannya berada dalam kondisi sehat, aman, dan terlindungi.
"Di balik angka pertumbuhan, ada keluarga yang menggantungkan harapan kepada mereka yang berangkat bekerja setiap pagi," ucapnya.
Sultan menilai kondisi kesehatan pekerja juga berpengaruh terhadap kehidupan keluarga. Pekerja yang sehat, menurutnya, dapat menjalankan pekerjaan dengan lebih baik, sementara keluarga yang merasa aman dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang.
"Pekerja yang sehat akan bekerja dengan lebih baik.Keluarga yang merasa aman juga akan lebih tenang menjalani kehidupannya. Karena itu, kegiatan cek kesehatan gratis bagi pekerja memiliki arti penting," ujarnya.
Ketua DPD Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY, Waljid Budi Lestarianto, mengatakan program tersebut menyasar pekerja di lingkungan perusahaan di DIY dan akan dilaksanakan secara bertahap.
"Nanti setelah ini kami akan menjadwalkan ke masing-masing perusahaan di DIY yang tentunya yang belum mendapatkan fasilitas tersebut," ujarnya.
Menurut Waljid, pekerja yang ingin mengikuti CKG dapat mengajukan melalui pimpinan unit kerja atau serikat pekerja di perusahaan masing-masing. Pengajuan tersebut kemudian diteruskan ke DPD KSPSI untuk dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Disnakertrans DIY.
Setelah proses pengajuan, pekerja akan memperoleh jadwal pemeriksaan yang dilaksanakan tenaga kesehatan dengan melibatkan puskesmas di lingkungan perusahaan atau wilayah tempat pekerja berada.
"Jadi nanti ada link yang diisi, yang kemudian nanti akan dijadwalkan sama nakes yang memang nanti ditunjuk, yaitu nanti akan bekerja sama dengan nakes Puskesmas di lingkungan perusahaan setempat," jelasnya.
Waljid menyambut baik perluasan CKG tersebut. Dia berharap pemeriksaan gratis tidak berhenti pada pemeriksaan awal, tetapi ikut memperkuat perlindungan kesehatan dan meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Salah satu peserta CKG, Ai Sambayon, yang bekerja di industri tembakau, menilai program tersebut membantu pekerja mengetahui kondisi kesehatannya.
Ia menilai pemeriksaan kesehatan menjadi semakin penting bagi pekerja yang setiap hari berada di lingkungan industri tembakau. Melalui pemeriksaan, pekerja dapat memantau sejumlah kondisi kesehatan, termasuk paru-paru, kadar gula darah, dan kolesterol.
Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih dini, pekerja memiliki dasar untuk memperbaiki pola hidup dan mengambil langkah lanjutan apabila ditemukan masalah kesehatan.
"Itu sangat membantu kita, apakah kita dalam keadaan misalkan paru-paru kita itu baik-baik saja atau enggak, itu bisa sangat membantu," ucapnya.
Perluasan CKG melalui tempat kerja diharapkan membuat pemeriksaan kesehatan lebih mudah dijangkau pekerja. Pemerintah juga mendorong perusahaan membangun kerja sama berkelanjutan dengan puskesmas sehingga pemeriksaan kesehatan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi bagian dari upaya pencegahan di lingkungan kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur DIY 2027 turun Rp33,25 miliar menjadi Rp1,157 triliun. Pemda memprioritaskan jalan, rumah sakit, dan transportasi.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu, 24 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Suhu Kota Jogja diprakirakan mencapai 33 derajat Celsius.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Sabtu 24 Oktober 2026. Ada enam keberangkatan tiap arah dengan tarif Rp12.000.
Cek jadwal KSPN dari Malioboro ke Obelix Sea View dan Pantai Drini pada 24 Oktober 2026. Tarif mulai Rp12.000.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 melayani lima tujuan dengan tarif Rp80.000. Simak jam keberangkatan bus dari bandara.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak waktu keberangkatan dari kedua stasiun.