Warga Karang Sentolo Tolak Tambang Pasir Sungai Progo
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Foto ilustrasi kursi pejabat ASN, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan struktural. Dalam penataan kali ini, sejumlah pejabat mendapat posisi baru sekaligus dilakukan pengisian jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya kosong.
Salah satu rotasi terjadi pada jabatan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kulonprogo. Susilaningsih yang sebelumnya menduduki posisi tersebut kini dipercaya menjadi Direktur RSUD Wates.
Posisi Kadinkes Kulonprogo yang ditinggalkan Susilaningsih kemudian diisi Eko Budiarto. Sebelumnya, Eko menjabat sebagai Direktur RSUD Wates.
Rotasi juga dilakukan terhadap Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Nur Hadiyanti. Ia kini menjadi Inspektur Pembantu I Inspektorat Daerah.
Jabatan Sekretaris Disdikpora yang ditinggalkan Nur Hadiyanti diisi Akhid Nur, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebudayaan. Sementara itu, posisi yang ditinggalkan Akhid diisi Sri Sugiyarti.
Pemkab Kulonprogo juga mengisi jabatan Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapang) yang sebelumnya kosong setelah Trenggono memasuki masa pensiun. Posisi tersebut kini diisi Heni Hernawati.
Secara keseluruhan, bongkar pasang jabatan struktural dan administrator tersebut mencakup tiga jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama, 22 pejabat administrator, 10 pejabat pengawas, satu kepala Puskesmas, serta pengambilan sumpah PNS baru.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan, mengatakan mutasi dan promosi jabatan merupakan mekanisme birokrasi yang wajar untuk menjawab kebutuhan organisasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, pejabat tidak perlu terlalu lama berada dalam tahap adaptasi, tetapi harus segera bekerja dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.
"Jangan terlalu lama untuk beradaptasi, segera bekerja, segera membangun koordinasi dan segera menghadirkan solusi atas persoalan-persoalan yang ada," tegas Agung, Senin (28/9/2026).
Agung juga memberikan perhatian khusus terhadap sektor kesehatan. Ia mengingatkan bahwa Puskesmas merupakan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena itu, jajaran fasilitas kesehatan diminta mengedepankan keramahan, kecepatan dalam merespons kebutuhan masyarakat, serta kepedulian dalam memberikan pelayanan.
"Kualitas pelayanan, keramahan, kecepatan respon serta kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat harus senantiasa menjadi perhatian. Gunakanlah kewenangan secara tepat, hindari penyalahgunaan jabatan, dan senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan," tambah Agung.
Manfaatkan Talent Pool ASN
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kulonprogo, Triyanto Raharjo, menjelaskan pengisian jabatan dalam rotasi kali ini mengoptimalkan pemanfaatan manajemen talent pool ASN.
Talent pool merupakan database yang memetakan potensi, kualifikasi, kompetensi, dan rekam jejak kinerja ASN. Data tersebut terintegrasi untuk menyiapkan calon pemimpin sesuai dengan prinsip sistem merit.
"Kita optimalkan pakai management talent pool karena kita memang sudah memenuhi syarat untuk itu. Kami menyajikan data dan informasi pegawai yang memenuhi syarat administratif, evaluasi kinerja, serta pertimbangan kebutuhan organisasi kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK)," jelas Triyanto usai acara.
Menurut Triyanto, penataan pegawai tidak hanya dilakukan sebagai bagian dari rotasi rutin untuk penyegaran dan mencegah kejenuhan kerja.
Penataan tersebut juga merespons dinamika organisasi, termasuk adanya ASN yang memasuki masa purnatugas serta penyesuaian efisiensi sekolah melalui regrouping.
Dengan pemanfaatan talent pool, penempatan pejabat diharapkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kompetensi masing-masing.
Langkah tersebut diharapkan mampu menempatkan pejabat yang tepat pada posisi yang tepat atau right man on the right place, sehingga kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kulonprogo dapat semakin maksimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.