100 Kendaraan Ikut Ludes Terbakar di Trans Home, Api Diduga Berawal dari Area Belakang

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Jum'at, 02 Oktober 2026 00:17 WIB
100 Kendaraan Ikut Ludes Terbakar di Trans Home, Api Diduga Berawal dari Area Belakang

Supermarket bangunan dan elektronik di Berbah terbakar Kamis siang. Sekitar 20 armada damkar dikerahkan, ratusan kendaraan ikut terbakar. /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.

Harianjogja.com, SLEMAN— Supermarket bangunan dan elektronik Trans Home di kawasan Berbah, Sleman, terbakar pada Kamis (1/10/2026) siang. Kebakaran yang dilaporkan mulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut membuat sekitar 20 armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.

Kapolsek Berbah, AKP Fitrianto Heri Nugroho mengatakan api mulai berkobar dari sisi selatan bangunan. Area tersebut merupakan bagian belakang gedung yang digunakan sebagai tempat parkir kendaraan.

"Jadi mulai api berkobar di sisi selatan itu jam 12 siang," kata Heri di lokasi kejadian.

Menurut informasi yang diperoleh Heri, titik awal kebakaran berada di sisi selatan atau bagian belakang bangunan. Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

"Dari sisi selatan. Ya, belakang berarti," tuturnya.

"Masih penyelidikan ya, nanti nunggu evaluasi, nunggu identifikasi," tandasnya.

Sekitar 100 Kendaraan Terbakar

Kebakaran juga melanda area parkir di bagian belakang bangunan. Heri mengonfirmasi terdapat sejumlah sepeda motor yang ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

"Ya, di sisi belakang. Ya karena memang sisi belakang memang parkiran, parkiran kendaraan," jelasnya.

Menurut Heri, jumlah kendaraan yang terbakar cukup banyak. Ia memperkirakan terdapat sekitar 100 kendaraan bermotor yang terdampak kebakaran.

"Banyak juga, sekitar 100 kendaraan bermotor," ujarnya.

Besarnya kebakaran membuat proses pemadaman melibatkan berbagai unsur. Sekitar 20 armada mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kobaran api.

"BPBD, Damkar, kemudian dari kepolisian, dari Brimob, di sini semua. Dari instansi terkait, dari Dinas Sosial, hampir semua di sini semua," tuturnya.

Heri menambahkan armada gabungan juga datang dari sejumlah wilayah untuk membantu penanganan kebakaran. Bantuan tersebut berasal dari Magelang, Klaten, Sleman, Bantul, hingga Kulonprogo.

"Bahkan kita gabungan dari Magelang, Klaten, kemudian Sleman, Bantul, Kulonprogo, ke sini semua. Di sini semua," lanjut Heri.

Gudang Bahan Cair Jadi Kendala

Dalam proses pemadaman, petugas menghadapi kendala berupa keberadaan gudang di area basement. Menurut Heri, gudang tersebut menyimpan bahan cair.

Lebih lanjut Heri mengatakan bahwa salah satu kendala dalam proses pemadaman ialah adanya gudang di area basement.

"Kaya apa ya, gudang bahan cair itu lho, bahan cair," jelasnya.

Sementara itu, penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan dan identifikasi. Petugas masih melakukan penanganan di lokasi bersama unsur gabungan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online