Identitas 2 Korban Meninggal Kebakaran Transhome Jalan Jogja-Solo Berbah Sleman

Sunartono
Sunartono Jum'at, 02 Oktober 2026 05:17 WIB
Identitas 2 Korban Meninggal Kebakaran Transhome Jalan Jogja-Solo Berbah Sleman

Petugas damkar berupaya memadamkan api yang melalap Trans Home Sleman, Kamis (1/10/2026)/Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN— Kebakaran melanda bangunan Transhome di Jalan Jogja-Solo Km 11, Padukuhan Mangunan, Kalurahan Kalitirto, Kapanewon Berbah, Sleman, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kebakaran tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia.

Dua korban meninggal dunia yakni Ny. S (42), perempuan, warga Marangan, Bokoharjo, Prambanan, Sleman, serta Sdri. WND (20), perempuan, warga Tawang Tanjungan, Tirtomartani, Kalasan, Sleman.

Selain korban meninggal, terdapat korban lain yang mengalami luka dan telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Seluruh Bangunan Terdampak Kebakaran

"Kebakaran berdampak pada seluruh bangunan Transhome yang terdiri dari tiga lantai dan satu basement," kata Kasihumas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro.

Petugas gabungan dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut. Unsur yang terlibat meliputi pemadam kebakaran, kepolisian, Basarnas, tenaga medis, relawan, serta unsur terkait lainnya.

Petugas melakukan pemadaman dan pendinginan sekaligus penanganan di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi bangunan dan area sekitar aman.

Kerugian Diperkirakan Puluhan Miliar

Kebakaran juga menyebabkan kerugian materiil yang sementara diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.

Kerugian tersebut mencakup barang dan perlengkapan yang berada di dalam bangunan. Sejumlah sepeda motor milik karyawan juga ikut terbakar dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, jumlah kerugian masih dalam proses pendataan.

Penyebab Kebakaran Masih Didalami

Hingga saat ini, penyebab kebakaran Transhome masih dalam pendalaman petugas. Pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan untuk mengungkap titik awal serta penyebab kebakaran.

Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap saksi, pengecekan rekaman CCTV, serta pendalaman informasi yang berkaitan dengan kejadian tersebut.

Dengan langkah tersebut, petugas masih mengumpulkan informasi untuk memastikan bagaimana kebakaran bermula dan faktor yang menjadi penyebabnya.

Warga Diimbau Waspadai Potensi Kebakaran

"Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan kering dan berangin".

Warga diminta tidak melakukan pembakaran sampah maupun aktivitas lain yang dapat memicu api di sekitar bangunan. Instalasi listrik dan peralatan yang berpotensi menimbulkan panas juga perlu dipastikan berada dalam kondisi aman.

Apabila menemukan sumber api atau kondisi yang berpotensi memicu kebakaran, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada petugas.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online