Event Jogja: Ini Jadwal dan Karya Builder Terbaru Ditampilkan di KUSTOMFEST 2026

Sunartono
Sunartono Jum'at, 09 Oktober 2026 05:27 WIB
Event Jogja: Ini Jadwal dan Karya Builder Terbaru Ditampilkan di KUSTOMFEST 2026

KUSTOMFEST 2026 High Octane digelar di Jogja pada 10-11 Oktober dengan program otomotif, seni, musik, dan builder internasional. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—KUSTOMFEST 2026 kembali menjadi ruang bertemunya pelaku dan pecinta kustom kultur dari berbagai daerah. Memasuki 15 tahun penyelenggaraan, KUSTOMFEST mengusung tema “High Octane” untuk menjaga semangat berkarya sekaligus merespons tantangan yang dihadapi industri kustom Indonesia.

KUSTOMFEST: Indonesian Kustom Kulture Festival tahun ini digelar pada 10-11 Oktober 2026 di Jogja Expo Center (JEC) Yogyakarta. Perhelatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang KUSTOMFEST dalam mempertemukan otomotif, seni, budaya, dan industri ekonomi kreatif.

Sejumlah program kembali menjadi bagian dari KUSTOMFEST 2026: High Octane. Di antaranya Kustom Bike Show, Hot Rod & Kustom Car Show, Flat Track, Art Island, Body Art Show, Kustom Diecast, Kustom Paint Battle, Helmet Kustom Paint, Kustom Journey by Rollie Monkie, Kustom Bicycle, Miss Kustomfest Pin-Up Kontest, Krospit Kontest, Booth Tenants, Junkyard Festival, SR Panic, FXR Paradise, All 3 Wheeler.

Kustom Bike Show dan Hot Rod & Kustom Car Show menjadi dua program unggulan yang menjadi magnet KUSTOMFEST. Ratusan kendaraan motor dan mobil akan tampil setelah melewati proses kurasi dan scrutineering. Para builder dari berbagai daerah akan menunjukkan rancangan terbaru mereka, mulai dari desain, inovasi, craftsmanship, hingga detail kendaraan yang menjadi ciri khas KUSTOMFEST.

Selain konstruksi kendaraan, gaya hidup komunitas kustom juga menjadi bagian dari tradisi Lebaran Kustom di Indonesia. Salah satunya melalui Iron Pipe X Kustom Kulture yang membawa semangat berkarya, berbagi, dan saling mendukung melalui kultur otomotif dan seni. Pengunjung juga dapat menemukan aktivitas seperti open commission pinstripe dan hand painting hingga merchandise karya anggota Kustom Kulture Weekend.

Ada FXR Paradise hingga All 3 Wheeler

KUSTOMFEST 2026 juga menghadirkan sejumlah program baru. FXR Paradise menjadi ruang bagi pemilik Harley-Davidson jenis FXR untuk bertemu dan bertukar ide serta gagasan.

Sementara itu, SR Panic yang dibawa 2Persenter dari Jepang menjadi ajang meet-up pemilik Yamaha SR. Program tersebut diharapkan membawa gairah baru bagi komunitas Yamaha SR di Indonesia.

KUSTOMFEST juga menghadirkan All 3 Wheeler sebagai gagasan baru bagi pencinta motor beroda tiga dengan berbagai gaya.

Northy bersama KUSTOMFEST turut mengajak pelaku seni merespons media seni melalui COMMON GROUND collective. Program ini menjadi wadah kolaborasi komunitas lintas jenis dan brand untuk bersinergi.

Untuk mengangkat destinasi wisata di Jogja, KUSTOMFEST membuka OVERLAND EXPEREINCE. Program tersebut berupa perjalanan menyusuri rute dengan medan offroad dan jalanan untuk memberikan pengalaman berkendara.

Panggung Musik Tambah Semangat High Octane

Semangat “High Octane” juga akan hadir melalui panggung musik. Sejumlah musisi dan band dijadwalkan tampil, yakni Kelompok Penerbang Roket, MCPR, Black Horses, Soloensis, Energi agresif hardcore dari Serigala Malam (SM), D.P.M.B, Rebellion Rose, Morfem, serta band rock Seringai.

Rangkaian penampilan tersebut menjadi bagian dari atmosfer KUSTOMFEST yang tidak hanya menawarkan pameran kendaraan, tetapi juga mempertemukan berbagai ekspresi dalam kultur kreatif.

Karya Builder Indonesia Dibawa ke Jepang

KUSTOMFEST juga kembali menjalankan program KUSTOMFEST - INDONESIA ATTACK. Program yang telah berlangsung sejak 2017 tersebut akan membawa karya builder Indonesia ke 34TH Yokohama Hot Rod Custom Show 2026 di Yokohama, Jepang.

Beberapa karya terbaik peserta KUSTOMFEST tahun ini mendapat kesempatan untuk dipamerkan pada gelaran yang menjadi salah satu kiblat kustom internasional tersebut. 34TH Yokohama Hot Rod Custom Show 2026 dijadwalkan berlangsung pada awal Desember mendatang.

Flat Track Race Hadir di Area Outdoor JEC

Program Flat Track Race KUSTOMFEST 2026 “HIGH-OCTANE” kembali menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian pengunjung.

Flat Track yang dekat dengan dunia kustom terus dipertahankan sebagai arena ketangkasan para pelaku dalam balapan tanah dengan kemasan unik dan atraktif. Unsur edukasi juga menjadi bagian penting melalui kehadiran dua punggawa Have Fun Flat Track Japan, yakni Toshiyuki Osawa - Cheetah Custom Cycles dan Mr. Masa Komazaki. Keduanya akan memberikan coaching clinic mulai dari persiapan motor hingga teknik mengendarainya.

Kelas yang dipertandingkan meliputi:

Horizontal Engine: Cub under 150cc
FFA 2 stroke & 4 stroke
Vertical Engine: Under 150cc
Vertical Engine: 151cc - 250cc
FFA 2 stroke & 4 stroke
Star Racer

Builder dan Juri Internasional Hadir di Jogja

KUSTOMFEST 2026 juga menghadirkan tamu dan juri dari Amerika Serikat serta Jepang. Mereka adalah Yuichi Yoshizawa – Custom Works Zon, Makoto Watanabe – Chopper Journal, The Nash – Burnout Mag, Mr. Takashi "Gussan" Yamaguchi - 2persenter, Toshiyuki Osawa - Cheetah Custom Cycles, Mr. Masa Komazaki - Have Fun Flat Track Japan, serta builder pemenang Best of Show Born Free Show 2026 Matt Talajowski - Sugarbaby Cycles. Matt Talajowski akan datang ke Indonesia untuk pertama kalinya.

Selain itu, beberapa builder internasional lain juga akan hadir pertama kali di KUSTOMFEST, yakni Suraphorn Phongsawat - EasyRider Revival Pornstersomc, Risei K - Shonan Style 12QROSSOVER (TQ), Mr. Takuya Okobu - Vida Motorcycle Japan dan Minoru Watanabe - Fatech Power.

Direktur KUSTOMFEST Lulut Wahyudi mengatakan tema “High Octane” dipilih untuk menjaga marwah KUSTOMFEST sekaligus menampung keresahan para pelaku dunia kustom di Indonesia.

Menurut dia, kondisi ekonomi yang lesu memberikan dampak langsung kepada pelaku kustom di berbagai daerah. Tantangan tersebut semakin besar dengan masuknya parts kustom produksi skala besar dari China yang berpotensi menggerus industri rumahan kustom Indonesia.

“KUSTOMFEST melihat, dunia kustom Indonesia perlu semacam pemantik berupa siraman bahan bakar beroktan tinggi agar bisa menyala cepat, membuat api membesar, & panasnya bisa membakar semangat para pelaku kustom. Siraman bahan bakar ini bisa hadir berupa pemikiran, ide, cara pandang yang baru, tips dan trik menghadapi kelesuan ekonomi, dan pergeseran tren di dunia kustom,” kata Lulut.

Tema tersebut tidak hanya diterjemahkan melalui karya kendaraan, tetapi juga berbagai aktivitas yang mempertemukan pelaku industri, komunitas, seniman, dan pengunjung.

KUSTOMFEST Tetap Peduli Lingkungan

Di tengah ajakan untuk berakselerasi dalam berkarya, KUSTOMFEST juga membawa pesan kepedulian terhadap kondisi sosial dan lingkungan.

Bekerja sama dengan Baznas, KUSTOMFEST mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan, terutama kebakaran hutan yang berdampak terhadap kehidupan sosial.

Dalam rangka merayakan HUT Kota Yogyakarta ke-270, KUSTOMFEST juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta melalui program Ride For YK. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam renovasi rumah tinggal.

“Kita tidak sekadar merayakan Lebaran Kustom dan mengajak untuk berakselerasi tinggi untuk para pelaku di industri kustom, namun juga melihat lingkungan di beberapa wilayah di Indonesia termasuk tetangga kita di Jogja membutuhkan kepedulian kita,” tambah Lulut.rya,” kata Lulut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online