MBG Prasmanan Bikin Istirahat Siswa SDN Soprayan Terpotong 20 Menit
Distribusi MBG sistem prasmanan membuat istirahat kedua siswa SDN Soprayan dipangkas dari 30 menit menjadi sekitar 10 menit.
Ilustrasi ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN)./Antara
Harianjogja.com, SLEMAN—Kepastian perekrutan aparatur sipil negara (ASN) untuk memenuhi kebutuhan guru di Kabupaten Sleman belum diperoleh. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman baru berencana membahas kebutuhan formasi calon ASN (CASN) bersama perangkat daerah pada awal 2027.
Rencana tersebut menjadi perhatian karena Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman masih mencatat kekurangan 287 guru untuk jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Di tengah belum adanya kepastian rekrutmen, pemenuhan tenaga pengajar perlu mempertimbangkan kebutuhan sekolah dan kemampuan keuangan daerah.
Kepala Bidang Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Yanuar Purnomo Putro, mengatakan berdasarkan informasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), tidak ada pembukaan formasi CASN pada 2026.
“Informasi dari KemenPAN tahun ini tidak dibuka formasi. Kemungkinan tahun depan,” kata Yanuar saat dihubungi, Sabtu (10/10/2026).
Menurut Yanuar, Pemkab Sleman akan memulai pembahasan kebutuhan pegawai melalui agenda desk bersama masing-masing perangkat daerah pada awal tahun depan. Tahap tersebut diperlukan untuk memperoleh gambaran kebutuhan tenaga kerja di setiap organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk kebutuhan tenaga pendidik.
Setelah pemetaan awal selesai, BKPP Sleman akan menggelar rapat koordinasi untuk membahas jumlah kebutuhan yang dapat diusulkan dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
“Jumlah kebutuhannya baru bisa dilihat hasil dari desk,” ujarnya.
Dengan demikian, jumlah formasi yang nantinya diajukan belum dapat dipastikan. Kebutuhan riil pegawai harus terlebih dahulu dihitung sebelum Pemkab Sleman menentukan usulan kepada pemerintah pusat.
Berdasarkan data Disdik Sleman, kekurangan 287 guru mencakup tenaga pengajar untuk jenjang SD dan SMP. Pada jenjang SD, kebutuhan yang belum terpenuhi mencapai 122 guru per Juli 2026.
Sementara itu, kekurangan di tingkat SMP tersebar pada sejumlah mata pelajaran, antara lain Bahasa Indonesia sebanyak 34 guru, matematika 30 guru, IPS 27 guru, informatika 26 guru, Bimbingan Konseling (BK) 20 guru, agama 18 guru, dan muatan lokal 10 guru.
Kondisi tersebut membuat pemenuhan tenaga pendidik menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhitungkan dalam perencanaan pegawai daerah. Namun, belum adanya kepastian formasi CASN berarti penyelesaian kekurangan guru tidak bisa hanya bergantung pada kemungkinan rekrutmen baru.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdik Sleman, Dwi Warni Yuliastuti, mengatakan pihaknya akan melanjutkan penjajakan kerja sama dengan perguruan tinggi untuk mendukung kegiatan pendidikan di sekolah.
Perguruan tinggi yang telah dijajaki meliputi Universitas Sanata Dharma (USD), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan UIN Sunan Kalijaga. Disdik Sleman juga berencana menjajaki kerja sama dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD).
Selain itu, redistribusi atau pemerataan guru antarsekolah menjadi alternatif yang dapat dipertimbangkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga pengajar.
“Kami juga punya alternatif lain untuk mengatasi kekurangan guru itu lewat redistribusi atau pemerataan guru antarsekolah,” kata Dwi Warni.
Meski demikian, kerja sama dengan perguruan tinggi dan redistribusi guru tidak serta-merta menggantikan kebutuhan pengangkatan tenaga pendidik. Pelaksanaannya tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan sekolah, kompetensi guru, dan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pembahasan formasi CASN pada awal 2027 diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan pegawai Sleman. Hingga proses perhitungan selesai, jumlah formasi yang dapat diusulkan untuk memenuhi kekurangan guru masih menunggu hasil pemetaan dan pertimbangan kemampuan keuangan daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Distribusi MBG sistem prasmanan membuat istirahat kedua siswa SDN Soprayan dipangkas dari 30 menit menjadi sekitar 10 menit.
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.
Michael Smith dipenjara 18 bulan setelah menggunakan lagu AI dan ribuan akun bot untuk memanipulasi pemutaran musik serta meraup jutaan dolar royalti.
Pew Research Center mencatat sejumlah negara dengan proporsi penduduk tanpa afiliasi agama tinggi. Vietnam masuk daftar bersama Jepang dan China.
AirlineRatings.com merilis daftar 25 maskapai layanan penuh dan 25 maskapai low-cost teraman dunia 2026. Etihad dan HK Express memimpin.
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.