SPPG Muntuk Bantul Berhenti Beroperasi, Pegawai Viral Membully Korban Keracunan MBG
SPPG Muntuk Bantul berhenti beroperasi setelah pegawainya viral. Pemkab menyebut dapur tersebut sedang dalam masa cooling down.
Ilustrasi, petani memanen padi di sawah yang berada di Dusun Jalakan, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Pandak./Harian Jogja-Arief Junianto
Harianjogja.com, BANTUL—Kemarau panjang dengan hari tanpa hujan (HTH) hampir empat bulan mulai menjadi tantangan bagi sektor pertanian di Bantul. Meski belum menerima laporan gagal panen, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul mendorong penyesuaian pola tanam untuk menjaga produksi pangan di tengah keterbatasan air.
Kepala DKPP Bantul, Joko Waluyo, mengatakan dampak kemarau sudah dirasakan di sektor pertanian. Namun, berdasarkan pemantauan yang dilakukan, kondisi tersebut belum sampai menyebabkan kegagalan panen yang dilaporkan petani.
“Belum ada laporan petani untuk soal gagal panen. Kami sudah cek secara langsung juga,” katanya, Selasa (13/10).
Ancaman kekeringan menjadi perhatian karena Bantul termasuk wilayah dengan periode HTH terpanjang di Indonesia berdasarkan catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Jika pasokan air terus terbatas, kegiatan budi daya tanaman berpotensi menghadapi kendala, terutama di lahan yang bergantung pada irigasi.
Petani Diminta Menyesuaikan Pola Tanam
Untuk mengantisipasi dampak kemarau panjang, DKPP Bantul telah menyosialisasikan potensi kekeringan kepada petani sejak April hingga Juni. Sosialisasi tersebut bertujuan membantu petani menyesuaikan pilihan komoditas dan waktu tanam sebelum keterbatasan air semakin berdampak pada lahan pertanian.
“Karena kita sudah sosialisasi sejak bulan-bulan April, Mei, Juni bahwa akan terjadi kemarau panjang,” ujar Joko.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan ialah memilih tanaman yang sesuai dengan kondisi lahan dan ketersediaan air. Petani di wilayah yang mengalami keterbatasan pasokan air dapat menanam palawija sebagai alternatif.
Sementara itu, petani yang tetap menanam padi memilih benih berumur pendek agar tanaman dapat dipanen lebih cepat. Strategi tersebut diharapkan membantu mengurangi risiko tanaman terdampak kemarau sebelum memasuki masa panen.
“Ada tanaman padi juga, petani mencari benih umur pendek, sehingga nanti seandainya terjadi kemarau panjang, dia sudah panen, gitu,” katanya.
Meski demikian, keberhasilan penyesuaian pola tanam tetap bergantung pada kondisi pengairan dan kemampuan petani menjaga tanaman hingga masa panen. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting untuk mempertahankan kegiatan pertanian selama periode minim hujan.
Enam Sungai Masih Mengalir, Pompa Irigasi Disalurkan
Di tengah kondisi kemarau, DKPP Bantul menyebut sejumlah sungai yang melintasi wilayah tersebut masih mengalir. Keadaan ini menjadi salah satu penopang pengairan lahan pertanian ketika curah hujan terbatas.
“Di Bantul di sini ada enam sungai yang melintas, ada Opak, Oyo, Progo, Winongo yang semua masih mengalir,” ucap Joko.
Selain mengandalkan aliran sungai, pemerintah telah menyalurkan bantuan pompa irigasi di 21 titik. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu mengalirkan air ke lahan pertanian yang membutuhkan.
Dukungan pompa irigasi diharapkan dapat menjaga kegiatan budi daya tetap berjalan selama kemarau panjang. Pemerintah juga terus memantau kondisi pertanian untuk mengantisipasi kemungkinan dampak kekeringan terhadap produksi pangan.
“Jadi sudah mengalir. Semoga di kita tidak ada kegagalan panen, makanya sampai sekarang petani juga belum ada laporan,” katanya.
Hingga saat ini, DKPP Bantul belum menerima laporan gagal panen akibat kemarau panjang. Penyesuaian pola tanam, pemilihan benih padi berumur pendek, serta dukungan pengairan menjadi langkah yang ditempuh untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPPG Muntuk Bantul berhenti beroperasi setelah pegawainya viral. Pemkab menyebut dapur tersebut sedang dalam masa cooling down.
Kelurahan Sorosutan, Jogja, mengembangkan Gemati untuk mendampingi warga dengan gangguan jiwa. Dukungan keluarga menjadi tantangan pemulihan.
Jusuf Kalla mengkritik demokrasi liberal Indonesia saat kuliah di NIU, menyoroti popularitas, politik uang, dan kapasitas pemimpin publik.
Film Whalefall tayang di CGV Indonesia mulai 14 Oktober 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan pengalaman menonton di studio 4D.
Warga Bantul kini bisa mengurus KTP, KK, akta kelahiran, dan dokumen kependudukan lainnya secara daring melalui Dukcapil Smart New Generation secara gratis.
Kepala BRAN Dedi Prasetyo menegaskan kolaborasi dengan ATR/BPN untuk menyelesaikan konflik agraria dan menata data pertanahan nasional.