Kepala OJK DIY Jadi Nasabah Pertama ATM Emas Bank Mandiri di Yogyakarta

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Jum'at, 16 Oktober 2026 19:17 WIB
Kepala OJK DIY Jadi Nasabah Pertama ATM Emas Bank Mandiri di Yogyakarta

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Eko Yunianto (tengah), sedang menunjukkan emas hasil penarikan di ATM Emas Bank Mandiri Kantor Cabang Yogyakarta, Kelurahan Gowongan, Kemantren Jetis, Jumat (16/10/2026)/ Istimewa- Bank Mandiri

Harianjogja.com, JOGJA—Nasabah Bank Mandiri kini dapat mencetak saldo Tabungan Emas digital menjadi emas fisik melalui mesin ATM Emas di Kantor Cabang (KC) Yogyakarta Sudirman. Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) DIY, Eko Yunianto, menjadi nasabah pertama yang menggunakan layanan tersebut pada Jumat (16/10/2026).

Layanan yang terintegrasi dengan aplikasi Livin’ by Mandiri ini memungkinkan nasabah mengambil emas fisik secara mandiri tanpa perlu mengantre di tempat penjualan emas. Pecahan yang tersedia meliputi 1 gram, 5 gram, dan 10 gram, dengan pilihan produk emas Antam dan Hartadinata, mengikuti ketersediaan stok mesin.

Eko menyambut pengembangan layanan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan. Menurut dia, inovasi berbasis teknologi dapat memberi alternatif bagi masyarakat dalam mengelola aset.

“Pengembangan inovasi layanan perbankan diharapkan dapat semakin memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang mudah dijangkau dan sesuai dengan kebutuhan. Kami menyambut baik berbagai upaya pengembangan layanan yang dapat mendukung peningkatan inklusi keuangan serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Eko.

Vice President Area Head Bank Mandiri Yogyakarta, Sulistriana, mengatakan ATM Emas dikembangkan untuk menyesuaikan layanan dengan kebutuhan nasabah. Melalui fasilitas ini, saldo emas digital dapat diambil dalam bentuk logam mulia fisik melalui proses mandiri.

“Melalui ATM Emas, nasabah dapat mengakses kepemilikan emas secara digital sekaligus mengambilnya dalam bentuk fisik dengan proses yang praktis. Kami berharap kehadiran layanan ini dapat memberikan alternatif bagi masyarakat dalam mengelola investasi emas sesuai kebutuhan,” ujar Sulistriana.

Cara Cetak Saldo Emas melalui ATM

Untuk menggunakan layanan tersebut, nasabah perlu memiliki Tabungan Emas aktif di Livin’ by Mandiri dan saldo yang mencukupi. Berdasarkan panduan resmi Bank Mandiri, pengambilan emas dilakukan melalui menu Ambil Emas di aplikasi, kemudian memilih metode pengambilan melalui ATM Emas.

Nasabah selanjutnya memindai kode QR yang tersedia pada mesin menggunakan aplikasi Livin’, memilih merek dan pecahan emas, lalu memeriksa detail transaksi. Setelah memasukkan kode verifikasi enam digit, nasabah dapat mengambil emas fisik dari mesin dan membawa struk transaksi.  

Besaran biaya cetak bergantung pada merek dan gramasi emas yang dipilih. Bank Mandiri juga menetapkan batas pengambilan maksimal 50 gram per nasabah per hari, yang merupakan gabungan pengambilan melalui ATM Emas dan kantor cabang. Nasabah disarankan memeriksa biaya, ketersediaan stok, dan ketentuan terbaru sebelum melakukan transaksi.  Sulistriana menjelaskan ATM Emas merupakan bagian dari pengembangan ekosistem bulion Bank Mandiri setelah perseroan memperoleh lisensi kegiatan usaha bulion dari OJK. Ekosistem tersebut mencakup layanan emas digital, transaksi jual beli, serta pencetakan saldo menjadi emas fisik.

Selain di Yogyakarta, Bank Mandiri juga menyediakan ATM Emas di Kantor Cabang Semarang Pemuda. Informasi lokasi mesin lainnya dapat diperiksa melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online