RKPD Gunungkidul 2028: Sekolah dan Bansos Jadi Sorotan, Anggaran Harus Tepat Sasaran
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
Mobil melintas di ruas jalan di KPI Candirejo di Kalurahan Candirejo, Semin yang telah selesai dilakukan pengecoran, Senin (19/10/2026)./Harian Jogja-David Kurniawan\r\n
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin, Gunungkidul, masih dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul mengalokasikan dana Rp974,6 juta untuk memperbaiki jalan sepanjang 230 meter.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana, mengatakan pengerjaan lanjutan di ruas Candirejo-Tobong tersebut telah memasuki tahap akhir. Pengecoran jalan sudah selesai dan pekerjaan kini berfokus pada penyempurnaan permukaan agar bagian kiri dan kanan jalan lebih rata.
“Anggarannya terbatas sehingga perbaikan dilakukan secara bertahap. Tahun ini jalan yang dicor hanya sepanjang 230 meter,” katanya, Senin (19/10/2026).
Perbaikan Jalan KPI Candirejo Gunakan Cor Beton
Wadiyana menjelaskan, total ruas jalan rusak di KPI Candirejo mencapai 2,8 kilometer. Pada tahun ini, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1 miliar, tetapi setelah proses lelang, nilai pekerjaan lanjutan menjadi Rp974,6 juta.
Perbaikan menggunakan cor beton dipilih untuk meningkatkan daya tahan jalan. Menurut Wadiyana, kondisi tanah di sekitar lokasi cenderung labil sehingga kerap mengalami pergeseran dan membuat jalan lebih mudah rusak jika hanya diaspal.
“Kalau diaspal cepat rusak. Makanya, perbaikan dengan cara cor beton biar lebih awet,” kata Wadiyana.
Dia memastikan pengerjaan berjalan lancar dan ditargetkan selesai sesuai jadwal. Berdasarkan kontrak, pekerjaan tersebut harus rampung pada 25 Oktober 2026.
“Kontraknya selesai 25 Oktober dan kami yakin bisa selesai tepat waktu,” kata Wadiyana.
Pemkab Usulkan Perbaikan Jalan Rp34 Miliar ke Pemerintah Pusat
DPUPRKP Gunungkidul berkomitmen melanjutkan perbaikan jalan rusak di KPI Candirejo, Semin, hingga seluruh ruas yang membutuhkan penanganan dapat diperbaiki.
Selain mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Gunungkidul, pemerintah daerah juga mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD). Nilai usulan bantuan untuk perbaikan jalan di KPI Candirejo tersebut mencapai Rp34 miliar.
Wadiyana mengatakan usulan melalui program IJD sudah disampaikan. Namun, hingga Senin (19/10/2026), pihaknya belum memperoleh informasi mengenai persetujuan usulan tersebut.
“Usulan untuk perbaikan di KPI Candirejo lewat program IJD sudah dilakukan, tapi hingga sekarang belum ada informasi bisa disetujui atau tidak,” katanya.
Warga Berharap Seluruh Jalan Rusak Segera Diperbaiki
Salah seorang warga Padukuhan Bangunsari, Kalurahan Candirejo, Semin, Sunarto, berharap perbaikan jalan di KPI Candirejo terus dilanjutkan hingga seluruh bagian yang rusak tertangani.
Menurut dia, kerusakan jalan tergolong parah karena terjadi di sepanjang ruas, bahkan hingga memasuki wilayah Kapanewon Ngawen. Meski perbaikan sudah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir, penanganannya belum mencakup seluruh ruas yang rusak.
“Sudah ada perbaikan sejak beberapa tahun, tapi belum bisa menyeluruh ke semua ruas yang rusak. Mudah-mudahan perbaikan terus bisa dilakukan hingga tuntas,” katanya.
Sunarto menilai kondisi jalan yang lebih baik dapat mendorong perkembangan kawasan industri dan perekonomian setempat. Keberadaan pabrik sarung tangan, menurut dia, sudah memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Keberadaan pabrik sarung tangan sudah memberikan dampak bagus. Kalau jalannya bagus, saya yakin pertumbuhan ekonomi bisa lebih pesat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mempertajam RKPD 2028. Efisiensi pendidikan dan evaluasi data penerima bantuan sosial menjadi perhatian agar anggaran tepat sasaran.
Kemarau diprediksi berlanjut hingga November atau Desember. Jadwal tanam padi di Imogiri dan Dlingo, Bantul, berpotensi mundur
Bahlil menambah empat kapal pengangkut BBM ke Bali dan menaikkan target cadangan menjadi 15 hari. Ganjil genap pengisian BBM diperpanjang.
Kadin DIY memprioritaskan green job sektor bambu pada 2027 melalui penguatan SDM, integrasi rantai pasok, dan hilirisasi produk.
Hari Brojol Contoleros Joglosemar di Sobo Kitchen & Space mempererat persaudaraan anggota, menguatkan keluarga, dan mendukung ekosistem otomotif Jogja.
Hari Prastowo resmi menggantikan Adrian Subagyo sebagai anggota Komisi C DPRD Kota Jogja. Penentuan wakil ketua menunggu musyawarah internal.