DPRD Jogja Minta Event Wisata Digelar Rutin, Bukan Hanya di Destinasi Populer
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.
Ilustrasi, Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, berhasil mengungkap upaya penyelundupan emas dengan total berat mencapai 23,793 kilogram (Kg) senilai Rp63 miliar dengan melibatkan tujuh orang warga nagara asing (WNA) asal Cina dan seorang WNI./Antara-Azmi Samsul M)\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Bea Cukai Yogyakarta menggagalkan upaya pengeluaran 4,2 kilogram padatan yang diduga emas senilai hampir Rp11 miliar melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Minggu (18/10/2026). Dua perempuan warga negara China diamankan saat hendak terbang ke Singapura tanpa dilengkapi dokumen pemberitahuan pabean.
Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Tengah dan DIY, Agus Yulianto, mengatakan penindakan tersebut berawal dari informasi intelijen mengenai dua penumpang pesawat Scoot nomor penerbangan TR 249 dengan tujuan Singapura.
“Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas Bea Cukai Yogyakarta melakukan pengamatan di area keberangkatan internasional,” katanya, Senin (19/10/2026).
Dua Penumpang Diduga Sembunyikan Emas di Tubuh
Agus menjelaskan pemeriksaan terhadap penumpang berinisial CSW menemukan padatan yang diduga emas seberat 2.131 gram. Barang tersebut disembunyikan di dalam pakaian dalam yang dikenakannya.
Sementara itu, pemeriksaan terhadap penumpang kedua berinisial JP menemukan padatan serupa dengan berat 2.135 gram. Barang tersebut juga disembunyikan pada tubuhnya.
Dari kedua penumpang tersebut, petugas mengamankan total 4.266 gram atau sekitar 4,2 kilogram padatan yang diduga emas.
Nilai barang yang diamankan diperkirakan mencapai hampir Rp11 miliar. Sementara itu, potensi kerugian dari bea keluar tercatat lebih dari Rp1,6 miliar.
Barang Bukti Dibawa ke Kantor Bea Cukai Yogyakarta
Agus menuturkan kedua penumpang bersama barang bukti telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Yogyakarta untuk menjalani pemeriksaan dan penelitian lebih lanjut.
Proses tersebut dilakukan untuk memastikan jenis dan kandungan barang sekaligus mendalami dugaan pelanggaran ketentuan kepabeanan dalam upaya pengeluaran barang ke luar negeri.
Menurut Agus, pengawasan di area keberangkatan internasional dilakukan melalui analisis informasi, pengamatan, serta pemeriksaan berdasarkan indikasi yang ditemukan petugas. Langkah tersebut bertujuan memastikan barang yang dibawa ke luar negeri memenuhi ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengapresiasi sinergi sejumlah instansi dalam mendukung pengawasan di bandara, khususnya Imigrasi DIY, PT Angkasa Pura Indonesia atau InJourney Airports, dan Aviation Security (Avsec).
Bea Cukai Imbau Penumpang Pahami Aturan Kepabeanan
Agus mengimbau masyarakat dan pelaku perjalanan internasional untuk memahami ketentuan sebelum membawa barang ke luar negeri. Penumpang juga diminta memenuhi kewajiban pemberitahuan kepada petugas apabila dipersyaratkan.
“Setiap barang yang dibawa melintasi batas negara harus memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk kewajiban pemberitahuan kepada petugas apabila dipersyaratkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.
Pagu dana desa Gunungkidul turun dari Rp168,8 miliar menjadi Rp51,9 miliar pada 2026. Kalurahan diminta mengoptimalkan realisasi anggaran.
Desa Timbulsloko, Demak, menjadi percontohan pemulihan pesisir berbasis alam setelah satu dekade menghadapi abrasi dan banjir rob.
Sleman menjadi lokasi uji coba Program Perintis 10 Hari untuk mempercepat balik nama tanah sekaligus mengoptimalkan penerimaan PPh dan BPHTB.
HATO memperkenalkan HATO Fillet dengan kandungan dada ayam asli hingga 80% dalam Chicken & Egg Run 2026 yang diikuti lebih dari 3.000 pelari.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.