Boarding Kereta Pakai Pindai Wajah, Ini Data Pengguna KAI Daop 6 Jogja

Anisatul Umah
Anisatul Umah Rabu, 21 Oktober 2026 09:37 WIB
Boarding Kereta Pakai Pindai Wajah, Ini Data Pengguna KAI Daop 6 Jogja

Penumpang KA memanfaatkan fasilitas Face Recognition di stasiun wilayah operasi Daop 6 Yogyakarta. (dok istimewa)

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 1.631.391 pengguna memanfaatkan fasilitas Face Recognition Boarding Gate di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta selama Januari-September 2026. Layanan pemindaian wajah tersebut tersedia di Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, dan Stasiun Solo Balapan.

Stasiun Yogyakarta mencatat jumlah pengguna terbanyak, yakni 907.520 orang. Berikutnya, Stasiun Solo Balapan mencatat 361.409 pengguna, sedangkan Stasiun Lempuyangan mencapai 271.462 pengguna.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pemanfaatan teknologi pengenalan wajah merupakan bagian dari transformasi digital KAI untuk mempermudah pelayanan kepada pelanggan.

"Melalui fasilitas ini, proses boarding dapat dilakukan dengan lebih praktis, sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang semakin nyaman," ujarnya dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (21/10/2026).

Boarding Cukup dengan Pemindaian Wajah

Face Recognition Boarding Gate memungkinkan penumpang melewati proses pemeriksaan sebelum naik kereta dengan memindai wajah. Fasilitas ini dapat digunakan oleh pelanggan yang telah mendaftarkan data melalui aplikasi Access by KAI maupun yang melakukan registrasi langsung kepada petugas stasiun.

Feni menjelaskan sistem akan memverifikasi identitas penumpang sekaligus mencocokkan data tiket. Dengan mekanisme tersebut, pelanggan tidak perlu menunjukkan boarding pass maupun dokumen identitas secara manual saat melewati gerbang khusus Face Recognition.

Selain memberikan kemudahan, penggunaan teknologi ini juga dapat mengurangi kebutuhan pencetakan boarding pass. Menurut Feni, hal tersebut turut membantu menekan penggunaan kertas dalam pelayanan perjalanan kereta api.

KAI Daop 6 mengajak penumpang Kereta Api Jarak Jauh untuk memanfaatkan fasilitas tersebut. Registrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI dengan mengikuti petunjuk pada menu registrasi Face Recognition.

KAI Tekankan Pelindungan Data Pelanggan

Di tengah pengembangan layanan digital, KAI juga menempatkan keamanan informasi dan pelindungan data pribadi sebagai perhatian. Feni mengatakan KAI menerapkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi berstandar internasional ISO 27001 serta mengelola data pelanggan dengan mengacu pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi.

"Dengan demikian, pemanfaatan teknologi Face Recognition diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap layanan KAI," paparnya.

Meski demikian, penggunaan Face Recognition Boarding Gate bersifat pilihan. Pelanggan yang belum melakukan registrasi atau memilih tidak menggunakan fasilitas tersebut tetap dapat melakukan boarding melalui mekanisme lain yang tersedia sesuai ketentuan KAI.

Feni mengatakan layanan berbasis teknologi ini menjadi salah satu pilihan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih praktis dan modern, dengan tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan.

"Melalui pengembangan layanan berbasis teknologi, KAI Daop 6 Yogyakarta berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, menghadirkan kemudahan dalam setiap tahapan perjalanan, serta memberikan pengalaman perjalanan kereta api yang semakin baik bagi masyarakat," lanjutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online