Kelurahan Bumijo Jogja Olah Kulit Buah Jadi Eco Enzyme Serbaguna
Kelurahan Bumijo menggelar pelatihan eco enzyme bersama komunitas Eco Enzyme Nusantara untuk mengolah kulit buah menjadi cairan fermentasi.
Ilustrasi anggaran/APBD - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja harus menyesuaikan rencana belanja dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2027 setelah alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat tidak sesuai proyeksi awal. Selisih antara perkiraan pendapatan dan kenaikan alokasi TKD yang diterima mencapai Rp17,6 miliar.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Jogja, Raden Roro Andarini, menjelaskan bahwa proyeksi awal TKD dalam RAPBD 2027 memperkirakan adanya kenaikan Rp18,4 miliar. Namun, realisasi informasi alokasi yang diterima Pemkot Jogja menunjukkan kenaikan jauh lebih kecil dibandingkan perkiraan tersebut.
Dibandingkan alokasi pada 2026, TKD untuk Kota Jogja hanya bertambah Rp762,022 juta. Kondisi ini membuat proyeksi pendapatan dari transfer pemerintah pusat yang telah dimasukkan ke dalam RAPBD 2027 mengalami kelebihan sebesar Rp17,6 miliar.
“Dengan adanya informasi dari pemerintah pusat bahwa TKD yang akan diterima Pemkot Jogja pada tahun 2027 nanti ternyata tidak sesuai dengan perkiraan awal, maka akan ada penyesuaian pada rencana belanja,” kata Andarini saat dihubungi, Rabu (21/10/2026).
Proyeksi TKD Berubah Setelah APBN 2027 Ditetapkan
Perubahan tersebut berkaitan dengan perbedaan perkiraan alokasi TKD pada tahap penyusunan anggaran dan informasi setelah penetapan APBN 2027. Sebelumnya, Pemkot Jogja memperkirakan TKD naik Rp18,4 miliar dengan mengacu pada informasi pagu dalam Rancangan APBN 2027.
Dalam rancangan tersebut, pagu TKD nasional diperkirakan meningkat dari Rp692,9 triliun pada 2026 menjadi Rp710 triliun pada 2027. Setelah APBN 2027 ditetapkan, pagu TKD secara nasional tercatat sebesar Rp735 triliun.
Meski pagu nasional yang ditetapkan lebih tinggi dibandingkan angka dalam rancangan APBN, kenaikan alokasi yang diterima Kota Jogja tetap tidak sesuai dengan proyeksi awal pemerintah kota. Selisih tersebut mendorong Pemkot meninjau kembali rencana belanja daerah.
Andarini menyebut pembahasan penyesuaian anggaran kini dilakukan bersama DPRD Kota Jogja. Pos belanja yang akan dikurangi masih dibahas sehingga belum ada keputusan mengenai program maupun perangkat daerah yang akan terdampak.
Pendapatan Daerah Naik, Rencana Belanja Ikut Bertambah
Dalam RAPBD 2027, pendapatan daerah Kota Jogja direncanakan mencapai Rp1,902 triliun. Angka tersebut meningkat Rp70,16 miliar dibandingkan APBD 2026 yang sebesar Rp1,832 triliun.
Kenaikan juga terlihat pada sejumlah komponen anggaran lainnya. Rencana belanja daerah bertambah Rp73,2 miliar, penerimaan pembiayaan naik Rp13,5 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan meningkat Rp10,4 miliar.
Namun, tambahan alokasi TKD yang diterima Pemkot Jogja hanya Rp762,022 juta dibandingkan tahun sebelumnya. Jauh lebih rendah daripada proyeksi awal, kondisi tersebut membuat pemerintah kota perlu menyesuaikan rencana anggaran agar sesuai dengan kemampuan pendapatan yang tersedia.
Anggaran Dinas PU Direncanakan Naik Rp49,64 Miliar
Salah satu perangkat daerah yang direncanakan mendapat tambahan anggaran cukup besar dalam RAPBD 2027 adalah Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja.
Anggaran dinas tersebut pada APBD 2026 sebesar Rp152,35 miliar. Dalam RAPBD 2027, alokasinya direncanakan meningkat Rp49,64 miliar menjadi Rp201,99 miliar atau naik 32,58%.
Meski demikian, angka tersebut masih berupa rencana anggaran dalam RAPBD 2027. Penyesuaian belanja akibat perubahan alokasi TKD berpotensi memengaruhi besaran anggaran yang telah disusun.
Pemkot Jogja bersama DPRD Kota Jogja masih membahas pos belanja yang perlu disesuaikan. Karena itu, belum ada keputusan final mengenai besaran anggaran DPUPKP maupun program dan perangkat daerah lain yang akan terdampak perubahan alokasi TKD tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kelurahan Bumijo menggelar pelatihan eco enzyme bersama komunitas Eco Enzyme Nusantara untuk mengolah kulit buah menjadi cairan fermentasi.
MotoGP akan menggelar demonstrasi di COTA, Austin, pada 24 Oktober 2026. Dani Pedrosa, Nicolo Bulega, Dovizioso, dan Savadori ikut tampil.
APBD Kabupaten Kulon Progo untuk tahun anggaran 2027 masih dalam proses pengesahan dan sekarang tahapannya baru sampai merampungkan KUA-PPAS sehingga pos aloka
Jadwal bola 21–22 Oktober 2026: Persija vs Arema, Como vs Man United, Bayern vs Arsenal, serta Real Madrid vs Leipzig.
Janice Tjen dan Storm Hunter lolos ke semifinal ganda Japan Open 2026 setelah mengalahkan pasangan Taiwan lewat match tie-break.
Bali United menang 5-0 atas Garudayaksa pada pekan keenam Super League 2026/2027. Serdadu Tridatu naik ke posisi kedua klasemen.