Koperasi Merah Putih Tamanmartani, Sleman, Gandeng 109 Pedagang Kelontong
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
Proyek Tol Jogja-Solo Seksi 2 Paket 2.2 di Tirtoadi, Sleman. Proyek jalan tol menjadi penyumbang investasi di Bumi Sembada./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Realisasi investasi Kabupaten Sleman mencapai Rp3,53 triliun sepanjang Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menjadi penyumbang terbesar dengan nilai sekitar Rp1,58 triliun, menunjukkan besarnya kontribusi bidang usaha tersebut terhadap penanaman modal di wilayah ini.
Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, total realisasi investasi tersebut mencakup 7.192 proyek dan menyerap 11.009 tenaga kerja Indonesia.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Sleman Triana Wahyuningsih menuturkan dominasi sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi mencerminkan peran bidang usaha yang berkaitan dengan distribusi barang, logistik, serta layanan komunikasi dalam struktur investasi daerah.
Industri dan Jasa Menyusul
Setelah sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, sektor industri lainnya mencatat investasi sebesar Rp465,97 miliar. Posisi berikutnya ditempati jasa lainnya dengan nilai Rp403,09 miliar.
Sementara itu, sektor listrik, gas dan air membukukan investasi Rp344,50 miliar. Adapun perdagangan dan reparasi mencatat nilai penanaman modal sebesar Rp315,83 miliar.
Komposisi tersebut memperlihatkan realisasi investasi Sleman tersebar di sejumlah bidang usaha. Meski demikian, sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi masih menjadi kontributor terbesar selama sembilan bulan pertama 2026.
PMDN Mendominasi Investasi Sleman
Berdasarkan asal modal, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi dengan nilai Rp2,73 triliun atau 77,21% dari total investasi. Sementara itu, Penanaman Modal Asing (PMA) mencapai Rp804,74 miliar atau 22,79%.
Untuk investasi asing, Kepulauan Virgin Inggris menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp442,58 miliar. Singapura menempati urutan berikutnya dengan investasi Rp168,89 miliar, disusul Jepang sebesar Rp111,91 miliar.
Negara atau wilayah asal modal lainnya meliputi Belanda dengan nilai Rp19,91 miliar dan Siprus sebesar Rp19,57 miliar.
Data tersebut menunjukkan penanaman modal di Sleman masih didominasi investor dalam negeri. Di sisi lain, investasi asing juga memberikan kontribusi melalui sejumlah negara dan wilayah asal modal.
Pemkab Sleman Perkuat Pelayanan Investasi
Triana menyampaikan realisasi investasi tidak cukup diukur hanya berdasarkan nilai penanaman modal. Pemerintah daerah juga memperhatikan dampaknya terhadap perekonomian, penyerapan tenaga kerja, serta pertumbuhan aktivitas usaha.
“Pemkab Sleman terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif melalui pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel. Kami juga mengajak seluruh pelaku usaha untuk memenuhi kewajiban perizinan berusaha serta menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).
Untuk menjaga keberlanjutan investasi, DPMPTSP Sleman memperkuat pendampingan kepada pelaku usaha. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui inovasi PILAR LKPM untuk membantu pelaku usaha memenuhi kewajiban pelaporan penanaman modal.
Pemerintah daerah juga memfasilitasi penyelesaian kendala investasi sesuai dengan kewenangannya. Langkah ini dilakukan agar pelaku usaha memperoleh dukungan dalam menjalankan kegiatan penanaman modal di Sleman.
“Koordinasi dengan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait turut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan perizinan, memperkuat kepastian berusaha, dan mengoptimalkan potensi investasi daerah,” katanya.
Melalui berbagai upaya tersebut, Pemkab Sleman berharap investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan nilai penanaman modal, tetapi juga memperluas kesempatan kerja dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Koperasi Merah Putih Tamanmartani di Sleman memiliki 1.118 anggota dan menggandeng 109 pedagang kelontong untuk memasok sembako.
Reza Rahadian mengungkap tiga adegan favorit di film Laut Bercerita, mulai dari penjara hingga tantangan syuting di kedalaman laut.
Pemkot Jogja menganggarkan Rp8 miliar untuk sanitasi permukiman, dengan target layanan aman bagi sekitar 600 KK setiap tahun.
DPW PKB DIY memperingati Hari Santri Nasional 2026 melalui fun mini soccer yang diikuti enam tim untuk mempererat kebersamaan santri dan anak muda.
Suahasil Nazara melantik dan mengangkat lima pejabat eselon I Kemenkeu pada 23 Oktober 2026, termasuk Sekjen dan Dirjen Perbendaharaan.
Investasi Sleman mencapai Rp3,53 triliun pada Januari-September 2026. Sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang Rp1,58 triliun.