Kapolda DIY Siapkan Patroli Skala Besar Berantas Premanisme Parkir

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Jum'at, 23 Oktober 2026 14:27 WIB
Kapolda DIY Siapkan Patroli Skala Besar Berantas Premanisme Parkir

Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo (kiri) saat menyampaikan keterangan pers di Mapolda DIY Jumat (23/10/2026)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati

Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY berencana menggelar patroli skala besar untuk menangani praktik premanisme di sektor perparkiran, termasuk penarikan tarif yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal. Kapolda DIY Irjen Pol Langgeng Purnomo menyebut patroli tersebut berpeluang melibatkan instansi lain, seperti TNI dan Satpol PP, setelah kepolisian mengkaji langkah penanganan yang telah dilakukan sebelumnya.

Persoalan premanisme dalam aktivitas perparkiran menjadi salah satu perhatian Langgeng yang belum lama dilantik sebagai Kapolda DIY. Menurut dia, kejelasan tarif dan mekanisme parkir perlu disepakati sejak awal agar tidak menimbulkan persoalan dalam pelaksanaannya.

"Tentunya perlu ada di awal itu suatu kesepakatan. Berapa sih tarif parkir itu dan caranya bagaimana," tegas Langgeng pada Jumat (23/10/2026) di Mapolda DIY.

Tarif Parkir Harus Sesuai Kesepakatan
Langgeng menyoroti praktik perparkiran yang menerapkan tarif di luar kesepakatan. Menurut dia, tindakan yang melampaui ketentuan yang telah disepakati tersebut dapat mengarah pada praktik premanisme.

Kejelasan mengenai besaran tarif dan cara penerapan sistem parkir menjadi hal yang perlu diperhatikan sejak awal. Dengan adanya kesepakatan, pelaksanaan parkir memiliki ketentuan yang jelas bagi pihak-pihak yang terlibat.

"Sehingga luar apa yang disepakati, itu namanya preman," tandasnya.

Persoalan tersebut menjadi bagian dari perhatian Polda DIY dalam mengkaji penanganan praktik premanisme. Kepolisian akan melihat kembali langkah-langkah yang sudah dilakukan sebelum menentukan upaya penegakan berikutnya.

Polda DIY Evaluasi Penanganan Sebelumnya
Kapolda DIY mengatakan pihaknya tidak akan langsung melangkah tanpa terlebih dahulu mempelajari penanganan yang telah dilakukan kepolisian. Evaluasi diperlukan untuk mengetahui langkah-langkah sebelumnya dalam menangani persoalan premanisme, termasuk yang berkaitan dengan aktivitas perparkiran.

"Nanti coba kita kaji, jadi sebelum ditegakkan, akan kita cek dulu bagaimana langkah-langkah yang telah dilakukan sebelumnya," ujarnya

Kajian tersebut menjadi bagian dari persiapan penanganan lebih lanjut. Polda DIY juga mempertimbangkan kemungkinan pelaksanaan patroli dalam skala besar untuk menangani persoalan tersebut.

Patroli Skala Besar Berpeluang Libatkan TNI dan Satpol PP
Langgeng menyampaikan patroli skala besar menjadi salah satu opsi yang akan dikaji oleh Polda DIY. Pelaksanaannya tidak menutup kemungkinan melibatkan unsur lain di luar kepolisian, termasuk TNI dan Satpol PP.

Keterlibatan lintas instansi tersebut disebut sebagai salah satu kemungkinan dalam rencana patroli. Meski demikian, Langgeng menegaskan perlunya mengkaji terlebih dahulu langkah-langkah penanganan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

"Jadi nanti perlu ada patroli skala besar, bisa juga kita libatkan dari satuan yang lain, termasuk dari TNI, Satpol PP," imbuh Langgeng.

Rencana tersebut menempatkan penanganan praktik premanisme parkir sebagai persoalan yang perlu ditindaklanjuti melalui kajian dan langkah penegakan yang terarah. Hingga pernyataan tersebut disampaikan pada Jumat (23/10/2026), Polda DIY masih akan mengevaluasi upaya sebelumnya sebelum menentukan langkah penanganan selanjutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online