DPRD DIY Siapkan Anggaran DED Mandala Krida di APBD 2027

Ariq Fajar Hidayat
Ariq Fajar Hidayat Jum'at, 23 Oktober 2026 17:07 WIB
DPRD DIY Siapkan Anggaran DED Mandala Krida di APBD 2027

Suasana Stadion Mandala Krida, Kota Jogja, beberap waktu lalu. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY mulai menyiapkan anggaran penyusunan detail engineering design (DED) renovasi Stadion Mandala Krida dalam pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DIY 2027. Namun, nilai anggaran yang dibutuhkan masih berupa perkiraan dan akan disesuaikan dengan hasil kajian kondisi stadion serta perhitungan teknis.

Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, mengatakan anggaran penyusunan DED Mandala Krida akan kembali dibahas sebelum Rancangan APBD (RAPBD) DIY 2027 ditetapkan. Perhitungan sementara masih mengacu pada estimasi awal sambil menunggu hasil pengukuran dan perhitungan teknis atau MC-0.

Dwi mencontohkan pengalaman penganggaran sebelumnya. Saat itu, anggaran sebesar Rp1 miliar disiapkan berdasarkan perkiraan kebutuhan, tetapi hasil MC-0 menunjukkan kebutuhan riil hanya sekitar Rp650 juta.

"Pas menggunakan MC-0 kan saya anggarkan Rp1 miliar, ternyata hanya Rp650 juta MC-0-nya. Asumsi yang kita pakai kemarin? Nah, sama itu," kata Dwi, Jumat (23/10/2026).

Menurut Dwi, anggaran DED Mandala Krida dapat dimasukkan dalam pembahasan KUA-PPAS 2027 menggunakan perkiraan awal. Meski demikian, nominal yang disiapkan masih berpeluang dibahas kembali sebelum RAPBD ditetapkan.

Penyusunan DED menjadi salah satu tahapan menuju renovasi stadion yang berlokasi di Kota Jogja tersebut. Dokumen desain teknis itu diperlukan untuk merinci rencana pekerjaan sekaligus memperkirakan kebutuhan biaya renovasi secara lebih terukur.

Kajian Kondisi Stadion Mandala Krida

Sebelumnya, Dwi menjelaskan kajian kondisi Stadion Mandala Krida yang dilakukan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) telah memasuki tahap analisis pada akhir September 2026. Kajian tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari kondisi tanah dan getaran hingga arsitektur bangunan.

Pengujian dilakukan untuk mengetahui kemampuan konstruksi stadion dalam menerima beban. Salah satu aspek yang diperhitungkan adalah respons konstruksi terhadap getaran yang timbul akibat aktivitas penonton di dalam stadion.

Dwi menargetkan hasil analisis kajian tersebut rampung pada Oktober 2026. Hasil kajian itu diharapkan menjadi dasar untuk menentukan bagian stadion yang masih layak digunakan serta bagian yang membutuhkan penanganan.

Ia juga meminta agar estimasi biaya penyusunan DED disiapkan sehingga anggarannya dapat dimasukkan dalam APBD DIY 2027. Langkah tersebut dilakukan meskipun desain teknis final belum tersedia.

Dengan adanya kajian dan perhitungan teknis, kebutuhan anggaran diharapkan dapat disesuaikan dengan kondisi stadion. Besaran biaya penyusunan DED tetap akan dibahas kembali sebelum penetapan RAPBD.

Ditetapkan 30 Oktober

Sementara itu, Ketua DPRD DIY, Nuryadi, mengatakan penetapan KUA-PPAS 2027 dijadwalkan pada 30 Oktober 2026. Adapun penetapan APBD DIY 2027 ditargetkan berlangsung pada 20 November 2026.

"Kami datanya belum pegang, tapi yang jelas itu kita putuskan dan tetapkan KUA-PPAS itu tanggal 30," kata Nuryadi.

Jadwal tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan anggaran DED renovasi Stadion Mandala Krida. Besaran anggaran yang disiapkan masih perlu menyesuaikan kebutuhan berdasarkan perhitungan teknis dan perkembangan kajian kondisi stadion.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online