Tragis! Bocah SD di Ngawi Tewas Tenggelam Saat Menyelamatkan Temannya
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
BANTUL -- Musim lobster di laut Selatan menjadi berkah bagi nelayan Pantai Samas pada awal 2013. Mahalnya harga lobster kali ini cukup mengembalikan gairah para nelayan di pantai yang terletak di wilayah Desa Srigading, Sanden, Bantul untuk kembali melaut.
“Sekarang sedang musim lobster. Harganya cukup fantastis. Tiap satu kilogram lobster dihargai Rp250.000,” kata salah satu nelayan Pantai Samas, Tri Jarwanto, 32, Rabu (2/1/2013). Dalam sekali melaut, nelayan bisa mendaratkan berkilo-kilo udang raksasa tersebut.
Tri menerangkan, selain musim lobster, hingga Februari mendatang laut Selatan juga berlimpah ikan layur, gatho dan bawal laut. Nelayan harus rela menerjang ombak tinggi dan angin kencang sepanjang musim hujan ini.
Musim lobster dan ikan kali ini setidaknya mampu menebus kekecewaan para nelayan di Pantai Samas karena tidak dapat ngandong di musim libur Natal dan Tahun Baru. Ngandong adalah istilah bagi nelayan yang menyewakan perahu untuk wisatawan menyusuri laguna.
Nelayan Pantai Samas yang lain, Mugari, 43, menjelaskan perahu yang biasa digunakan untuk ngandong saat ini mangkrak karena air di laguna menyusut. “Kalau tetap nekat ngandong, perahu bisa kandas,” jelasnya.
Mugari menambahkan, sejatinya di laguna sisi timur airnya cukup dalam. Namun, perahu kesulitan melintas karena arusnya sangat deras. Alhasil, nelayan tidak dapat meraup penghasilan tambahan saat wisatawan banyak berkunjung di Pantai Samas.
“Untuk menyusuri laguna, Setiap wisatawan cukup membayar Rp5.000. Karena perahu tidak dapat mengarungi laguna, kami merugi cukup banyak,” ujar Mugari. Beruntungnya, kekecewaan nelayan itu terbayarkan saat musim ikan tiba.
Terpisah, Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Samas, Suwarto mengatakan kunjungan wisatawan di musim libur pada penghujung 2012 lalu meningkat dibandingkan liburan 2011 lalu.
“Di malam pergantian Tahun Baru kemarin, jumlah wisatawan tercatat mencapai 2.000 orang. Pada tahun sebelumnya, hanya sekitar 1.000 wisatawan,” urai Suwarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bocah SD 11 tahun di Ngawi tewas tenggelam saat menolong temannya di kolam bekas galian C sedalam 8 meter.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.