Mendikdasmen Tegaskan Ekskul Korps Kadet Tak Wajib
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Ilustrasi pohon tumbang. (JIBI/Solopos/Dok.)
http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/10/angin-kencang-pohon-tumbang-warga-diminta-lapor-366979/tumbang-1-2" rel="attachment wp-att-366992">http://images.harianjogja.com/2013/01/tumbang-11-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" />BANTUL -- Pemkab Bantul mengimbau warga untuk segera melaporkan pohon tumbang yang dinilai darurat. Sedangkan jika kondisi tidak parah, masyarakat diminta bergotong royong membersihkan pohon yang tumbang.
Demikian disampaikan Kasi Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dewanto Dwipoyono.
“Kalau dampaknya tidak parah, masyarakat mestinya bisa mengatasi secara swadaya. Kami lebih fokus pada penanganan yang darurat,” kata Dewanto, Kamis (10/1/2013).
Dewanto menguraikan, pohon tumbang yang dinilai darurat yaitu yang berdiameter lebih dari 25 centimeter, melintang di jalan raya, menimpa rumah atau pengguna jalan.
“Anggota kami terbatas. Hari ini 30 personel dari tim evakuasi dan tim assesment dikerahkan dengan dua mobil Ranger, dua motor trail, dan enam gergaji mesin,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan ekstrakurikuler Korps Kadet tidak wajib. Siswa bebas memilih, sedangkan pelaksanaannya diatur sekolah.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.